Warga Batam Belum Terbiasa Dengan Transaksi Digital
Fasilitas bank digital seperti layanan mobile banking, internet dan ATM untuk transfer dana, membayar berbagai tagihan dan layanan digital lainnya masih belum populer untuk warga Batam.
"Masyarakat kita belum terbiasa, menggunakan fasilitas-fasilitas itu, dan masih lebih menyukai antre di kantor bank," kata petugas layanan konsumen BNI cabang Batam, Sumatera Promotion Centre, Aris di Batam.
Ia mengatakan, dari seluruh konsumen, sekitar 20% di antaranya yang menggunakan layanan otomatis itu.
Padahal, kata dia, berbagai layanan digital diberikan untuk memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi konsumen.
Dengan bertransaksi melalui ATM atau E-Banking, kata dia, maka masyarakat tidak perlu antre terlalu panjang,layaknya bila datang ke kantor bank, karena jumlah ATM lebih banyak dan tersebar di penjuru kota.
Menurut Aris, warga Batam masih takut, belum mempercayai layanan digital."Mereka takut, apakah layanan ATM, E-mobile bisa dipercaya, karena ini menyangkut uang," kata dia.
Untuk merangsang penggunaan jasa digital seperti ATM dan E-Mobile, maka BNI memberlakukan tarif untuk transfer uang melalui yang dilakukan manual, melalui teller bank.
"Makanya, BNI memberlakukan tarif untuk transfer di bawah Rp5 juta, agar masyarakat menggunakan ATM," kata dia.
Sementara itu, warga Batam Wagino mengatakan enggan melakukan transaksi melalui ATM dan E-Banking karena khawatir dengan struk.
"Misalnya bayar air, struk bayar di ATM hanya kertas kecil. Kalau bayar di loket, struknya besar, dan lebih jelas," kata dia.
Tinta struk ATM juga dia anggap mudah pudar, sehingga khawatir tidak memiliki bukti.
Di tempat terpisah, warga Batam lain Ekky A mengatakan memilih mengirim uang langsung datang ke bank ketimbang melalui ATM karena khawatir terjadi kesalahan.
"Layar terbuka hanya sebentar, kurang dari semenit, kalau tidak cepat-cepat, bisa tertutup, padahal kita mau pastikan benar, apa nomor yang kita ketik benar," kata dia.
Sebaliknya, jika dilakukan manual dengan menulis di formulir bank, maka ia bisa memastikan berulang-ulang nomor rekening yang dituju. (kpl/cax/Kapanlagi.com)

