AJI dan LSM Anti Korupsi se Kepri Demo Hari Anti Korupsi

Diterbitkan oleh pada Rabu, 9 Desember 2009 00:00 WIB dengan kategori Nasional dan sudah 1.143 kali ditampilkan

"TANJUNGPINANG -Hari Anti Korupsi Internasional yang diperingati pada 9 Desember di Tanjungpinang berlangsung aman."
TANJUNGPINANG -Hari Anti Korupsi Internasional yang diperingati pada 9 Desember di Tanjungpinang berlangsung aman.

Gabungan Forum LSM Anti Korupsi se Kepri bersama Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Batam dan elemen mahasiswa melakukan aksi demonstrasi di Lapangan Pamedan, Kajati, Kejari, dan Polresta Tanjungpinang. Di Kejari Tanjungpinang, demonstran memberikan patung ayam jantan kepada Kepala Kejari Tanjungpinang Datas Ginting.

Puluhan demonstran memulai aksi dari Lapangan Pamedan. Tampak hadir mengikuti aksi tokoh tokoh di Kepri seperti Huzrin Hood, Imam udrajad, Nazirwan, Hajarullah Aswad, Bambang, Chairdar Rahmad, dan wartawan yang tergabung dalam AJI.

Huzrin Hood ketika di Pamedan memberikan orasi supaya pemerintahan di Kepri ini dijalankan dengan bersih tidak lagi dengan cara-cara yang kotor. Dia mengharapkan ke depannya, Pemda dan DPRD membuat peraturan daerah keterbukaan informasi publik. Sehingga APBD di tiap tiap daerah bisa diawasi penggunaannya. "Tidak seperti saat ini yang tertutup," teriak Huzrin lantang.

Setelah Huzrin, giliran Hajarullah Aswad yang memberikan orasi. Menurutnya, korupsi merusak sendi-sendi kehidupan bangsa dan negara.

Memakan uang korupsi haram hukumnya dan tidak akan diterima di Surga."Mari bersama kita basmi koruptor di Kepri ini. Kita minta aparat hukum memproses laporan korupsi yang masuk," kata dia. Selain melakukan orasi, aksi juga dihiasi dengan pembacaan puisi yang bertemakan korupsi.

Puas melakukan aksi di Pameda, rombongan yang berjumlah puluhan orang itu melakukan aksi di depan kantor kejaksaan negeri Tanjungpinang. Di sana, sempat terjadi perundingan dengan pihak kejaksaan karena kejaksaan keberatan menerima ayam jantan yang ingin diberikan kepada kajari.

Akhirnya dengan perundingan yang alot, pihak demonstran diterima di ruangan Kajari Tanjungpinang Datas Ginting. Dalam ruangan itulah patung ayam jantan diberikan kepada Kajari yang diserahkan Maslis. Perwakilan dari LSM meminta Kajari tegas memberantas korupsi.

Mereka akan menyerahkan data-data korupsi yang terjadi di Kepri.

Datas Ginting pun menyambut baik apa yang dikatakan gabungan LSM. "Kami sudah bertekad untuk memproses laporan yang masuk. Dan kita juga sudah diminta Kajagung untuk melaksanakan tugas memberantas korupsi," kata Datas. Puas sudah menyerahkan patung ayam jantan, rombongan kembali melakukan aksi di Kejaksaan Tinggi Tanjungpinang.