Pengusaha Bisa Gulung Tikar

Diterbitkan oleh pada Senin, 28 Desember 2009 00:00 WIB dengan kategori Nasional dan sudah 802 kali ditampilkan

TANJUNGPINANG -Belum tuntasnya masalah listrik di Tanjungpinang membuat pengusaha ketar-ketir membuka dan mengembangkan usaha di ibukota propinsi ini. Pasalnya, mereka harus menambah budget tersendiri seperti pengadaan genset dan bensin untuk opera
TANJUNGPINANG -Belum tuntasnya masalah listrik di Tanjungpinang membuat pengusaha ketar-ketir membuka dan mengembangkan usaha di ibukota propinsi ini. Pasalnya, mereka harus menambah budget tersendiri seperti pengadaan genset dan bensin untuk operasional kesehariannya.

Inilah yang membuat iklim usaha relatif redup di Tanjungpinang karena pengusaha terpaksa mengkalkulasi ulang hitung-hitungan bisnisnya. Namun, hal ini justru memunculkan bisnis baru yaitu bisnis genset.

Endang, salah satu pengusaha kafe di Tanjungpinang mengungkapkan dirinya harus mengeluarkan cost yang besar untuk menutupi biaya operasional usahanya. Kepada pemerintah, dia berharap dapat menyelesaikan masalah krisis listrik di Tanjungpinang.

"Saya sangat kecewa dengan kondisi listrik di Tanjungpinang sudah lama PLN berjanji tapi tak juga ditepati, ini membuat saya harus menghitung ulang cost dan budget bisnis saya," kata Endang.