Konversi Mitan ke Gas Dikeluhkan Masyarakat

Diterbitkan oleh pada Kamis, 7 Januari 2010 00:00 WIB dengan kategori Nasional dan sudah 1.017 kali ditampilkan

BINTAN -Kebijakan pemerintah untuk mengkonversi minyak tanah ke gas yang sudah berjalan beberapa bulan yang lalu mendapatkan keluhan oleh masyarakat Bintan. Hal ini dikarenakan mereka yang tidak terbiasa dengan gas dan masih menggunakan kompor miny
BINTAN -Kebijakan pemerintah untuk mengkonversi minyak tanah ke gas yang sudah berjalan beberapa bulan yang lalu mendapatkan keluhan oleh masyarakat Bintan. Hal ini dikarenakan mereka yang tidak terbiasa dengan gas dan masih menggunakan kompor minyak tanah kesulitan mendapatkan Mitan lagi.

Sementara itu, kebijakan konversi gas juga tidak diikuti dengan pangkalan gas untuk masyarakat. Yusuf warga kelurahan Gunung Lengkuas Kampung Purwoasri kepada terkininews.com mengatakan dengan konversi mitan ke gas tentu subsidi mitan dicabut dan artinya masyarakat harus membayar mahal sementara kami sebenarnya lebih menyukan menggunakan minyak tanah daripada gas.

"Kalau kita menggunakan gas pemerintah juga perlu menyiapkan pangkalan gas bersubsidi sementara itu kami belum menemukannya. Terus terang kompor gas kami memang ambil tapi tak pernah kami gunakan," kata Yusuf.

Terpisah, Endang salah satu pemilik pangkalan minyak tanah di kelurahan Gunung Lengkuas Bintan Timur mengungkapkan sekarang masyarakat harus antri jika mau mendapatkan minyak tanah dan tentunya dengan kebijakan konversi tidak adalagi minyak tanah bersubsidi.

"Kalau saya masih dapat izin untuk pangkalan minyak tanah, tentunya harga minyak tanah akan semakin mahal," kata Endang.