KAMMI Gelar Seminar Kepenulisan
TANJUNGPINANG -Sadar akan minimnya budaya baca tulis di Tanjungpinang, Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Komisariat Tanjungpinang pada Rabu (20/1) menggelar seminar kepenulisan di Gedung LAM Propinsi Kepulauan Riau.
TANJUNGPINANG -Sadar akan minimnya budaya baca tulis di Tanjungpinang, Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Komisariat Tanjungpinang pada Rabu (20/1) menggelar seminar kepenulisan di Gedung LAM Propinsi Kepulauan Riau.
Sebagai pembicara Mutia Esfand redaksi salah satu majalah Islam nasional di Indonesia dan Budiman ketua Forum Lingkar Pena (FLP) Kota Tanjungpinang. Dalam seminar tersebut mereka membicarakan bagaimana peran pelajar dan mahasiswa dalam mengoptimalkan kreatifitas untuk menulis.
"Mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa sudah seharusnya mengerti dan membiasakan untuk menulis," kata Budiman ketua FLP Kota Tanjungpinang.
Sementara itu, Raja Dachroni ketua departemen kaderisasi KAMMI Daerah Kepulauan Riau yang memberikan sambutan dalam seminar tersebut mengungkapkan menulis itu sebenarnya adalah action.
"Menulis itu yang penting action, seberapa banyak pun kita membaca teori menulis kalau tidak action ya sama saja. Saya berharap mahasiswa di Kepri pada hobi menulis karena ditinjau dari aspek sejarah Kepri memiliki tokoh penulis yang diakui secara nasional buah karyanya yaitu Raja Ali Haji," kata Dachroni.
Seminar kepenulisan tersebut dihadiri oleh mahasiswa se-Tanjungpinang yang cukup antusias mendengarkan isi pemateri.

