Arifin Nasir ;Yang Tidak Ada Kepala Sekolahnya Tidak Boleh Ambil Soal
BATAM - Karena terlambat datang dan ada yang tidak datang membuat Kepala Dinas Pendidikan Propinsi Kepri Arifin Nasir marah. Ketegangan ini terjadi di kantor Disdik Kota Batam saat pendistribuasian soal UN.
BATAM - Karena terlambat datang dan ada yang tidak datang membuat Kepala Dinas Pendidikan Propinsi Kepri Arifin Nasir marah. Ketegangan ini terjadi di kantor Disdik Kota Batam saat pendistribuasian soal UN.
"Masa pembagian soal kepala sekolah tidak hadir? Mau ujian nggak sih? Yang tidak ada kepala sekolahnya tidak boleh ambil soal ujian," katanya di sela-sela distribusi soal UN.
Soal yang didistribusikan terdiri dari 90 koli (kotak) dengan rincian, SMP 74 koli, MTs 15 koli dan 1 koli soal SMPLB. Dalam kotak tersebut berisi lengkap soal tipe A dan B, soal cadangan, lembar jawab komputer (LJK), berita acara dan absensi.
Ujian tingkat SMP sederajat akan digelar serentak secara nasional, Senin-Kamis, 29 Maret-1 April 2010. Di Batam, jumlah peserta SMP negeri dan swasta sebanyak 7.218 siswa di 74 sekolah, MTs negeri dan swasta sebanyak 515 siswa di 15 sekolah dan SMPLB 4 siswa di satu sekolah

