Warga Minta Pemko Batam dan PT SSET Perbaiki Sistem Pengelolaan Sampah

Diterbitkan oleh Redaksi pada Jumat, 16 April 2010 00:00 WIB dengan kategori Nasional dan sudah 1.129 kali ditampilkan

BATAM - Permasalahan sampah di Kota Batam kini menjadi sorotan. PT Surya Sejahtera Envirotech (SSET) yang berupaya menanggulangi masalah penumpukan sampah di berbagai kawasan belum maksimal. Buktinya hingga pekan ini, sampah masih menumpuk di kawa
BATAM - Permasalahan sampah di Kota Batam kini menjadi sorotan. PT Surya Sejahtera Envirotech (SSET) yang berupaya menanggulangi masalah penumpukan sampah di berbagai kawasan belum maksimal. Buktinya hingga pekan ini, sampah masih menumpuk di kawasan perumahan warga dan pertokoan.

sampah yang menumpuk di kawasan Baloi IV, Penuin, Nagoya dan Jodoh volumenya mulai menurun tapi masih tetap berserakan. Walau tidak terjadi penumpukan dalam kapasitas banyak di perumahan, sampah masih menyebar di mana-mana.

Warga mengaku sejak akhir pekan lalu, petugas kebersihan mulai gencar mengangkut sampah di perumahan dan pertokoan mereka tapi pengangkutan tidak rutin.

"Sudah seminggu ini hanya dua kali angkut. Makanya sampah baru yang dikumpulkan warga masih menumpuk," ujar Wiwid, 42, warga Baloi VI.

Tumpukan sampah juga masih terlihat di tempat-tempat penampungan sampah sementara yang ada di berbagai kawasan. Sampah masih menumpuk dan menyebar bau busuk di kawasan pertokoan Nagoya dan Jodoh. Para pengusaha khususnya rumah makan mengaku, masih usahanya masih terganggu dengan tumpukan sampah yang mengeluarkan aroma tak sedap. Akibatnya banyak lalat yang cukup mengganggu pelanggan.

"Lumayan berkurang sampahnya tapi masih banyak lalat karena sampah masih menumpuk," ujar Lili, salah satu pemilik rumah makan di Nagoya.

Warga dan para pengusaha itu berharap, Pemko Batam dan PT SSET memperbaiki sistem pengelolaan sampah di kota ini agar sampah tidak menumpuk dan mengganggu kenyamanan serta estetika kota ini.