Seleksi IPDN Harus Terbuka
TANJUNGPINANG -La Ode salah satu pengurus LSM di Tanjungpinang mengungkapkan seleksi IPDN di Kepri harus terbuka, terbuka tidak hanya secara prosedural tetapi terbuka penuh dengan pertanggungjawaban.
TANJUNGPINANG -La Ode salah satu pengurus LSM di Tanjungpinang mengungkapkan seleksi IPDN di Kepri harus terbuka, terbuka tidak hanya secara prosedural tetapi terbuka penuh dengan pertanggungjawaban.
Menurutnya, ada beberapa hal yang mengindikasikan hal tersebut dan selama ini cenderung yang lolos kebanyakan anak pejabat. "Kita menginginkan keterbukaan informasi publik ditegakkan dan seleksi IPDN rentan tidak terbuka," kata La Ode.
Sementara itu, Nuraida Mokhsen, asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan juga menginginkan transparansi jangan sampai IPDN sebagai sekolah yang mendidik calon pamong bertipikal pelayan menjadi milik dinasti alias keluarga pejabat.
Hal itu disebutkannya dalam agenda INGGRID beberapa hari yang lalu. "Keluarga saya, saya larang untuk masuk sekolah ini dan saya berharap di Kepri juga bisa saa seperti daerah lainnya yang terbuka ketika proses seleksinya," kata Nuraida.

