Mahasiswa Anambas Diteror dan Diprovokasi Via SMS
TANJUNGPINANG -SMS yang berbunyi kegagalan tengku masa menjabat bupati pertama : tidak berhasil membentuk KPUD dan DPRD, Kedua : Desa yang pjs di tunda bertahun - tahun hilang demokrasi di desa, ketiga : dana desa di potong 5 juta perdesa. Separuh
TANJUNGPINANG - SMS yang berbunyi kegagalan tengku masa menjabat bupati pertama : tidak berhasil membentuk KPUD dan DPRD, Kedua : Desa yang pjs di tunda bertahun - tahun hilang demokrasi di desa, ketiga : dana desa di potong 5 juta perdesa. Separuh bupati natuna tak pernah melakukan itu. Tiga dosa besar yang dilakukan tengku Mukhtarudin. akan saya perwot 1000 pelanggan telepon. Tolong sebarkan, ini fakta bukan fitnah. Sebelum Anambas hancur di tangan tengku.
Demekian SMS yang didapat, kita tidak tahu apa maksud dan tujuannya mengirim ke kita Mahasiswa Anambas yang ada di Tanjungpinang. kita coba menghubungi pengirim namun tidak di angkat padahal nomornya aktif.
Kita berharap agar mendapatkan kejelasan dari pengirim tegas ERrwandi Alumni Himpunan Mahasiswa Kabupaten Kepulauan Anambas dan Pernah menjabat sebagai Pjs Ketua HIMKA Kota Tanjungpinang.
Saya berharap kepada pihak - pihak terkait agar tetap menjaga kondusifnya keadaan di Anambas apalagi saat Pemilukada di Anambas. tolong di jaga kenyamanan dan keamanan ini semua demi masyarakat.
Jika tidak menyukai salah satu pasangan calon Bupati Anambas, itu hak pribadi menurut saya dan kita tidak bisa melarangnya. namun saya lebih mengajak agar lebih berfikir positif dan mempertimbangkan apa yang kita fikirkan.
Apakah isi SMS itu benar menurut saudara? pertanyaan yang dilontarkan wartawan kita Terkininews.com. Menurut Erwandi perlu adanya sistematika berfikir. pertama berprasangka positif dengan pengirim, kedua tidak semerta - merta mengatakan ini benar dan ini salah. kita butuh kroscek kebenarannya, cari data dan bukti serta fakta. Negara kita negara hukum tetapi untuk menghukum salah dan benar perlu bukti.

