Pemkab Buleleng Kunjungi Batam *Ungkap Peran Jurnalis Untuk Peningkatan PAD

Diterbitkan oleh Redaksi pada Jumat, 11 Juni 2010 00:00 WIB dengan kategori Nasional dan sudah 949 kali ditampilkan

BATAM - Sebanyak 13 orang jurnalis dari Kabupaten Buleleng, Bali mengunjungi Batam untuk melihat langsung perkembangan kota industri ini. Bersama dengan Asisten III Administrasi Umum Bupati Buleleng, Dewa Ketut Puspaka mereka menyempatkan diri mamp
BATAM - Sebanyak 13 orang jurnalis dari Kabupaten Buleleng, Bali mengunjungi Batam untuk melihat langsung perkembangan kota industri ini. Bersama dengan Asisten III Administrasi Umum Bupati Buleleng, Dewa Ketut Puspaka mereka menyempatkan diri mampir ke Kantor Walikota Batam.

Dalam kesempatan tersebut, Ketut Puspaka mengungkapkan pihak Pemerintah Kabupaten Buleleng terus mencoba melakukan kerjasama sekaligus kolaborasi yang baik dengan insan jurnalis untuk turut serta dalam proses pembangunan di Buleleng.

"Kami merasa berkewajiban untuk melibatkan rekan-rekan jurnalis dalam proses pembangunan di Buleleng," ujar Puspaka.

Dari hubungaan harmonis dengan jurnalis dan disertai dengan kerja keras, pemerintah Kabupaten Buleleng sendiri dalam 2 tahun terakhir ini mampu meningkatkan

Pendapatan Asli Daerah di tahun 2010 ini menjadi Rp54 miliar dari Rp6 miliar pada dua tahun sebelumnya.

Puspaka menyebutkan seluruh komponen pemerintahan baik eksekutif maupun legislatif di Kabupaten Buleleng sangat membutuhkan peran jurnalis. Para kuli tinta ini, lanjutnya, diposisikan sebagai penyeimbang sekaligus pengontrol jalannya pemerintahan di Buleleng.

Pihak pemerintah Kabupaten Buleleng menurut pengakuan Puspaka memberikan perlakuan sama terhadap seluruh jurnalis tanpa memandang dari media besar ataupun kecil. Bahkan, pertemuan dengan jurnalis selalu diagendakan secara bulanan untuk menyerap kritik dan masukan membangun bagi para aparatur pemerintah.

Selain itu, pemerintah Kabupaten Buleleng sendiri juga memberikan beragam fasilitas bagi jurnalis untuk memberikan informasi terbaik bagi masyarakat Buleleng diantaranya dengan menyediakan press room yang dilengkapi dengan komputer maupun jaringan internet nirkabel.

"Pertemuan dengan jurnalis tidak hanya sebatas saat wawancara pada momentum tertentu, tapi kami selalu mengagendakannya. Bahkan saat kunjungan kerja, mereka (jurnalis-red.) kami libatkan," katanya.

Puspaka juga mengakui anggaran yang digunakan dalam kunjungan kerja dengan melibatkan jurnalis tidak menjadi masalah bagi Pemerintah Kabupaten Buleleng mengingat sudah mendapatkan persetujuan dari pihak legislatif. Meski begitu, dirinya juga menyebut pengikutsertaan para jurnalis ini juga diperhitungkan dengan cermat dikarenakan kebijakan anggaran yang berlaku saat ini cukup ketat.

Salah seorang jurnalis dari Mingguan Bisnis Bali membenarkan sikap dari pemerintah Kabupaten Buleleng yang sangat pro aktif kepada jurnalis. Dirinya menceritakan hubungan yang dibangun cukup harmonis dalam dua tahun terakhir masa kepemimpinan Bupati Putu Bagiada.

"Kami sangat menyambut positif sikap pemerintah Kabupaten Buleleng di bawah kendali Putu Bagiada yang sangat pro aktif kepada jurnalis," ujarnya.

Kabupaten Buleleng sendiri merupakan kabupaten yang terletak di Bali bagian utara dengan mengedepankan sektor agraris sebagai andalan utama perekonomian daerah ini.

Dalam pertemuan dengan komponen Humas Pemko Batam di ruang pertemuan lantai IV Kantor Walikota Batam, para jurnalis yang tergabung dalam Komunitas Jurnalis

Buleleng ini banyak melontarkan pertanyaan seputar perkembangan kota Batam baik secara penataan kota maupun masalah kependudukan yang selalu menjadi dinamika kota ini.

Kasubag Dokumentasi Humas Pemko Batam, Rudi Panjaitan menyambut baik kunjungan ke-13 jurnalis bersama dengan rombongan pemerintah Kabupaten Buleleng ini.

Menurutnya, dari diskusi yang dibangun akan mampu memunculkan ide segar dan juga menjadi masukan bagi pihak Pemko Batam untuk terus menjalin hubungan harmonis dengan jurnalis, khususnya di Batam.

"Masukan yang sangat bagus dan kami juga berkomitmen untuk terus bermitra dengan rekan-rekan jurnalis di Batam," ujarnya singkat.