Ribuan Sekolah di Belanda Gunakan Software Indonesia
Piranti lunak atau software AmazingEdu yang berisi konten tentang pendidikan hasil rancangan perusahaan Indonesia telah digunakan sebagai bahan ajar berbasis informasi teknologi di 1.900 sekolah di Belanda.
"Software yang dibuat PT Pesona Edukasi itu, kini digunakan secara masif di 1.900 sekolah setingkat sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) di Belanda, yaitu di bawah Yayasan Pendidikan Onderwijs Werk Groep (OWG)," kata Managing Director AmazingEdu Software, Hary Sudiyono Candra, kepada pers di Jakarta, Selasa.
"Software ini pertama kali dikembangkan pada tahun 1986 untuk kebutuhan lokal. Hingga kini kami mendukung 200 sekolah hingga 250 sekolah di Indonesia dengan seri program pelajaran matematika, sains dan Amazingconcert berupa program memainkan sedikitnya 128 tipe instrumen musik dalam dwi bahasa, yakni Indonesia dan Inggris," kata Hary.
Lebih lanjut dikatakannya, seluruh konten pendidikan yang dibuat disesuaikan dengan kurikulum nasional dan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) yang menjadi acuan Kementrian Pendidikan Nasional dan para perancang program tersebut diambil dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, Unesa dan sebagainya yang memiliki kompetensi untuk masing-masing bidang ilmu.
Ia mengatakan, setelah 15 tahun berkiprah di dalam negeri, software AmazingEdu telah menembus pasar pendidikan di luar negeri, yakni diawali Belanda dan Amerika Serikat. "Belanda akan kami jadikan pintu masuk ke negara-negara Eropa lainnya dan saat ini sudah dimulai dengan Belgia".
Menurut Hary, software pendidikan tersebut mudah diimplementasikan dimana saja karena menggunakan standar pengembangan software yang universal. Demikian mengenai bahan ajar seperti kimia, fisika atau matematika merupakan mata pelajaran ilmu pasti dan sifatnya tetap sehingga dipelajari dimana saja tidak ada masalah.
Sementara terkait kerja sama dengan perusahaan IT dunia, Microsoft, dikatakannya, kerja sama dengan perusahaan tersebut karena software yang dikembangkan AamazingEdu menggunakan multipoint mouse (tetikus).
"Multipoint mouse merupakan teknologi terbaru dari Microsoft untuk dunia pendidikan yang memungkinkan 10-30 mouse pada komputer terhubung pada satu komputer saja sehingga siswa dapat berkolaborasi atau berkompetisi. Aplikasi yang diberi nama Amazing Concert dapat diunduh secara gratis melalui situs http://www.microsoft.com/multipoint/mouse-sdk/showcase.aspx," katanya.*** (ant/roc/Kapanlagi.com).

