Mahasiswa Minta Usut Tuntas Kasus Bansos di Kepri

Diterbitkan oleh Shofi pada Selasa, 29 Juni 2010 00:00 WIB dengan kategori Kepri Terkini dan sudah 1.085 kali ditampilkan

TANJUNGPINANG -Mencuatnya isu dana pinjaman kepada tiga koperasi pekerja di Bintan mengisyaratkan tanda tanya soal distribusi penggunaan 'uang rakyat' yang tidak tepat sasaran dan cenderung lebih banyak digunakan untuk belanja politik segelintir el
TANJUNGPINANG -Mencuatnya isu dana pinjaman kepada tiga koperasi pekerja di Bintan mengisyaratkan tanda tanya soal distribusi penggunaan 'uang rakyat' yang tidak tepat sasaran dan cenderung lebih banyak digunakan untuk belanja politik segelintir elit dengan dalih bantuan sosial.

Demikian tegas Sekjen KAMMI Daerah Kepulauan Riau, Redha Helmi kepada terkininews.com. Menurutnya, dana bantuan sosial yang seharusnya digunakan untuk kepentingan masyarakat sering menjadi permainan para elit apalagi ketika Pemilukada sedang berlangsung.

Menurutnya, jika masalah ini dibiarkan berlarut-larut maka masyarakat yang akan dirugikan. "Kita mungkin bisa lihat pada Pemilukada Kepri, Bintan, Lingga dan ke depan juga ada Pemilukada Karimun dan Batam," kata Redha Helmi.

Ditambahkannya, semestinya seluruh pihak berwajib menangani masalah hukum dan pemberantasan koruspi terkonsentrasi dengan bantuan sosial yang ada di setiap pemerintah daerah kabupaten dan kota yang ada di Kepulauan Riau. "Ya kita meminta bantuan sosial di seluruh kabupaten dan kota se-Kepulauan Riau diusut tuntas oleh pihak yang berwajib," kata Redha Helmi.