Deputi Kemenpora Bangga dengan Gurindam Mutiara Hidup
BATAM - Deputi bidang pemberdayaan pemuda kementerian pemuda dan olahraga (Kemenpora) Republik Indonesia, Drs. H. Syakhyan Asmara, M.Sp mengaku bangga dengan karya Gurindam Mutiara Hidup (GMH) yang dikarang oleh Rendra Setyadiharja mahasiswa semest
BATAM - Deputi bidang pemberdayaan pemuda kementerian pemuda dan olahraga (Kemenpora) Republik Indonesia, Drs. H. Syakhyan Asmara, M.Sp mengaku bangga dengan karya Gurindam Mutiara Hidup (GMH) yang dikarang oleh Rendra Setyadiharja mahasiswa semester akhir STISIPOL Raja Haji Tanjungpinang.
Menurutnya, sangat jarang ada orang muda yang mau dan mampu membuat gurindam setelah Raja Ali Haji. "Saya sangat tahu betul dengan gurindam ini, gurindam selama ini kan dianggap hanya milik Raja Ali Haji, tapi yang ini luar biasa ada pemuda yang telah mencoba menulis gurindam dan membukukannya, saya sangat bangga terhadap pemuda Kepulauan Riau," kata Deputi Kemenpora Drs. H. Syakhyan Asmara saat membuka pelatihan kepemudaan di Gedung UPT Bapelteks Kota batam beberapa hari yang lalu Kamis (01/06/10).
Dia menambahkan, selama dia mengeliling Indonesia membuka pelatihan-pelatihan kepemudaan, di Kepulauan Riau adalah provinsi yang sangat mengesankan baginya. "Ya inilah perjalanan yang begitu mengesankan dan apalagi saya mendapatkan buah karya anak muda Kepri berupa Gurindam Mutiara Hidup," tambahnya.
Sementara itu, Manajer Marketing STISIPOL Press, Raja Dachroni, S.Sos yang memberikan buku GMH kepada Deputi Kemenpora, Drs. H. Syakhyan Asmara, M.Sp mengatakan bersama rekannya, Rendra Setyadiharja selalu berupaya menggaungkan kembali kepenulisan sastra Melayu klasik berupa gurindam dengan melakukan berbagai upaya dan berharap masyarakat Kepulauan Riau juga bisa memberikan respon yang positif.
"Kami sangat senang atas apresiasi Deputi Kemenpora dengan karya Gurindam Mutiara Hidup ini dan karena setiap tahunnya Kemenpora menyelenggarakan penghargaan pemuda pelopor, besar harapan saya rekan saya Rendra Setyadiharja juga mendapatkan penghargaan itu dan sedang saya upayakan untuk itu ke Kemenpora karena kita ingin mengharumkan nama propinsi Kepulauan Riau melalui karya kreatifnya," kata Dachroni yang juga merupakan presidium jaringan jurnalis sekolah dan kampus (J2SK) dan Koordinator Forum Alumni Kader Pengembang Moral Etika Pemuda Indonesia (FKapmepi) Kota Tanjungpinang.

