Udin Mafia : Saya Siap Jadi Walikota Batam

Diterbitkan oleh Redaksi pada Sabtu, 10 Juli 2010 00:00 WIB dengan kategori Nasional dan sudah 1.149 kali ditampilkan

BATAM - Satu persatu nama calon independen mulai bermunculan, mulai dari Joe Erison, aktifis Pemuda yang juga mantan Anggota KPU Kota Batam memastikan maju di dukung Koalisi Partai Kerakyatan (KPK), lalu ada Dayat Hidayat, aktifis Lumbung Informasi
BATAM - Satu persatu nama calon independen mulai bermunculan, mulai dari Joe Erison, aktifis Pemuda yang juga mantan Anggota KPU Kota Batam memastikan maju di dukung Koalisi Partai Kerakyatan (KPK), lalu ada Dayat Hidayat, aktifis Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) dan Insyah Fauzi, kalangan pengusaha yang juga telah lama berdomisili di Batam. Kini muncul nama Syarifuddin, SE atau yang lebih di kenal masyarakat Batam sebagai Udin Mafia.

Kepada Terkini News di Jodoh, Udin mengaku siap untuk ikut bertarung pada pencalonan Walikota dengan bermodalkan eksistensi nya selama ini. Terkait syarat pencalonan yang mewajibkan bagi calon independen agar mengumpulkan fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) sebanyak 3 (tiga) persen dari total Daftar Penduduk Pemilih Potensial (DP4) sebanyak 1.25.044 jiwa, dimana Udin harus mengumpulkan 30.571 lembar fotokopi dan siap diverifikasi keabsahannya. Pengusaha yang sudah 30 tahun di Batam ini mengaku sudah mempersiapkan segala syarat yang jadi kelengkapan pendaftaran bagi calon independen.

"Kalau urusan itu mudah, sudah kita bereskan semua," kata Udin bersemangat.

Minat Udin untuk maju menjadi Walikota Batam kali ini di dorong karena selama ini dirinya kerap kali mendengarkan keluhan pengusaha dan masyarakat secara langsung terkait kebijakan-kebijakan pemerintah yang dinilai masih belum berpihak pada masyarakat, bahkan cenderung memprioritaskan kepentingan kelompok semata untuk mempertahankan posisi politis nya.

Tidak itu saja, dari perspektif pengembangan pembangunan pun di Batam masih sangat minim infrastruktur, karena di yakininya pemerintah saat ini belum menerapkan anggaran berbasis kinerja.

"Banyak yang mesti diperbaiki untuk menjadikan Batam ini jadi kawasan yang benar-benar khusus. Tidak hanya seremoni, seremoni dan seremoni," sindirnya.

Sebagai pengusaha, Udin menilai kebijakan yang perlu digesa untuk pengembangan Batam adalah implementasi pembebasan pajak hiburan dan melokalisir kawasan permainan ketangkasan yang selama ini memang dibuktikan memberikan masukan yang cukup besar bagi pemerintah. Selain untuk perkembangan lokasi wisata juga membantu sumber pendapatan daerah.

"Melokalisir arena ketangkasan di wilayah tertentu, Saya pikir bukan hal negatif dan masyarakat pasti mendukung," katanya lagi.

Untuk momentum pencalonan kali ini, Udin mengaku akan mendapatkan dukungan dari kalangan pekerja hiburan dan pekerja industri yang relatif banyak mengenalnya.

"Saya pikir masyarakat akan berpikiruntuk memilih mafia yang berpikir positif memajukan daerah dan masyarakatnya dibanding memilih politikus yang tidak pro rakyat dan sudah terbukti," tukas Udin.