Ulama Kepri Nilai Gelper Kental Unsur Judi

Diterbitkan oleh Redaksi pada Jumat, 16 Juli 2010 00:00 WIB dengan kategori Nasional dan sudah 795 kali ditampilkan

BATAM - Kalangan ulama di Provinsi Kepulauan Riau menilai aktifitas Gelanggang Permainan (Gelper) yang mendapatkan izin hiburan dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan sangat kental unsur perjudian didalamnya.
BATAM - Kalangan ulama di Provinsi Kepulauan Riau menilai aktifitas Gelanggang Permainan (Gelper) yang mendapatkan izin hiburan dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan sangat kental unsur perjudian didalamnya.

Muhammad Hanif, salah satu tokoh sentral di kalangan ulama Provinsi Kepri menegaskan hal itu setelah maraknya pemberitaan mengenai aktifitas gelper yang mengandung unsur judi dimana terkesan dilegalkan oleh pemerintah dan tidak di tangani secara tepat oleh aparat kepolisian.

"Saya pastikan kalau ketangkasan itu kental unsur judi nya," kata Hanif kepada Terkini News di Masjid Raya, Batamcenter, Jum'at (16/7).

Menurut Hanif, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Kepri sudah kerap kali mendapatkan laporan dari berbagai elemen masyarakat mengenai hal tersebut, namun pihaknya tidak punya kewenangan untuk melakukan tindakan. Hanya sebatas memberikan nasehat kepada pemerintah semata.

"Ya kalau pada kenyataannya tidak mau mengikuti nasehat itu, Semua nya tergantung penguasa," katanya.

Hanya saja, Hanif berpesan kepada segenap pemangku kebijakan terkait maslaah izin hiburan agar jeli memperhatikan nilai-nilai manfaat dan keburukan bagi masyarakat secara umum. Baginya, tidak ada yang dapat mengingkari kemunafikan jika masing-masing mau berbenah diri.

"Masyarakatlah yang akan menilai nya," ujarnya

Walikota Batam, Drs. Ahmad Dahlan saat dikonfirmasi mengenai maraknya judi berkedok ketangkasan di pulau Kalajengking ini menanggapi dingin, bahkan Dahlan memastikan jika langkah menjalankan amanah peraturan daerah (Perda) tentang kepariwisataan yang didalamnya dimaktubkan soal hiburan ketangkasan, demi kepentingan peningkatan pendapatan asli daerah (PAD).

"Gelper itu bukan Jackpot," katanya singkat