Dewan Harap Masyarakat Obyektif Terhadap Operasional Gelper

Diterbitkan oleh Redaksi pada Rabu, 28 Juli 2010 00:00 WIB dengan kategori Nasional dan sudah 788 kali ditampilkan

BATAM - Kerasnya hujatan terhadap anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam oleh kalangan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan Organisasi Kepemudaan (OKP) di Batam
BATAM - Kerasnya hujatan terhadap anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam oleh kalangan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan Organisasi Kepemudaan (OKP) di Batam yang dianggap membekingi aktifitas judi berkedok gelanggang permainan (Gelper), akhirnya mendapat reaksi dari Wakil Ketua III DPRD Kota Batam, Aris Hardi Halim.

Legislator asal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini berharap masyarakat dapat obyektif terhadap permasalahan operasional gelper. Menurutnya, jika memang ada indikasi anggota dewan yang membekingi aktifitas judi berkedok gelper, sebaiknya dibuka secara gamblang dan tidak menduga-duga.

"Kalau memang ada kenyataannya begitu, ya lebih baik di ungkap saja kebenarannya. Jangan main tuding tidak berdasar," kata Aris Hardi Halim menjawab wartawan di gedung DPRD Kota Batam, Rabu (28/7).

Aris menjelaskan celah unsur judi dalam gelper yang mestinya dikonsumsi anak-anak itupun hingga kini tidak dapat di ungkap oleh elemen masyarakat manapun. Akibatnya, anak-anak yang dianggap sangat membutuhkan fasilitas bermain pun akhirnya terkena imbas akibat kebijakan penutupan gelper secara menyeluruh tersebut.

Untuk itu, harus ada pembuktian terlebih dahulu bagi aparat kepolisian terhadap adanya indikasi judi di dalam aktifitas gelper agar lebih obyektif. Memang benar katanya, bahwa gelper mampu menyedot pemasukan bagi kas daerah cukup besar. oleh karenanya, perlu di adakan kajian khusus dan pengawasan intensif dalam praktek nya.

"Jangan mengorbankan hak anak-anak mendapatkan hiburan hanya karena ulah oknum," kata Aris lagi.