Kapolda Minta Pemko Buat Ketentuan Life Jacket
BATAM - Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Provinsi Kepri, Brigjend Pol. Pudji Hartanto mengharapkan pemerintah kota (Pemko) Batam maupun pemerintah provinsi (Pemprov) Kepulauan Riau agar memikirkan soal perlunya dibuatkan ketentuan terkait pengg
BATAM - Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Provinsi Kepri, Brigjend Pol. Pudji Hartanto mengharapkan pemerintah kota (Pemko) Batam maupun pemerintah provinsi (Pemprov) Kepulauan Riau agar memikirkan soal perlunya dibuatkan ketentuan terkait penggunaan "Life Jacket" atau Rompi Pelampung sebagai standar keselamatan penumpang.
Menurut Kapolda, ketentuan tersebut sangat diperlukan masyarakat yang daerahnya kepulauan seperti provinsi Kepri ini, dimana aktifitas rutin transfer melalui laut sangat padat bahkan setiap satu jam sekali.Pada komposisi tersebut, Kapolda menilai kesadaran penumpang yang menggunakan fasilitas kapal laut maupun kesigagapan petugas kapal akan keselamatan dirasa penting untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. Tidak itu saja, soal tanggung jawab pengelola kapal juga sebaiknya di atur di dalam ketentuannya kelak.
"Ini harapan kita untuk meningkatkan kesadaran kita bersama soal pentingnya penggunaan Life Jaket," Tukas Kapolda.
Lebih spesifik, Kapolda mengatakan peran serta pemerintah dapat saja dituangkan dalam Peraturan Daerah mengenai standar keselamatan pelayaran. Dalam catatannya, Kapolda menyebutkan masih rendahnya kesadaran masyarakat terkait penggunaan Life Jaket atau Rompi Pelampung. Kebanyakan masyarakat, lanjutnya masih menganggap kewajiban penggunaan alat pelampung itu mengganggu kenyamanan bergerak mereka.
"Risih aja kalau mesti kita pake terus-terusan selama perjalanan," kata Riswanto, (45) seorang penumpang KM. Baruna Aditya di dermaga pelabuhan Punggur.
Tidak itu saja, Kapolda juga mengingatkan kepada operator kapal agar memperhatikan jumlah batas maksimal daya tampung penumpang kapal agar tidak terjadi kelebihan muatan.
"Jangan ada kelebihan penumpang dalam setiap pelayaran," pesannya.
Selain itu, dia juga mengimbau operator kapal untuk mematuhi aturan dari Administrator Pelabuhan terkait dengan laik tidaknya sebuah kapal untuk melaut terutama menyangkut persoalan cuaca.

