Sandi Uang Sepuluh Ribu Dengan Nomor Seri Khusus

Diterbitkan oleh pada Sabtu, 4 Oktober 2014 18:31 WIB dengan kategori Karimun dan sudah 1.257 kali ditampilkan

KARIMUN--Jaringan Narkoban merupakan jaringan tingkat Nasional, hal ini bisa terlihat dengan cara kerja yang mereka lakukan cukup profesional. Dengan cara melakukan teransaksi tersebut terlihat mereka bukan lagi pemain pemula melaikan mereka sudah bertarah Internasional.

 

Berdasarkan keterangan Mn, tim gabungan langsung bergerak cepat berangkat ke Pekanbaru mengejar pemesan. Di sana, Mn dihubungi seseorang dan mengajak ketemuan di area halaman gedung MTQ Pekanbaru. Benar saja, seseorang pria dengan ciri-ciri sama persis yang Mn, dengan mengendarai sepeda motor menghampirinya.

 

Menggunakan kode selembar uang sepuluh ribuan yang telah ditentukan nomor serinya, pria yang kemudian diketahui tersangka Mw mengambil bungkusan sabu-sabu dari Mn. Tak lama berselang, tim gabungan DJBC-BNN langsung meringkus Mw.

 

Dari hasil pengembangan dari MW, mengambil Shabu seberat 506 gram dari tangan MN disuruh oleh seseorang berinisial JR. Berdasarkan keterangan MV, tim langsung melakukan penggerebekan ke rumah JR.

 

"Saat penggerebekan target tersebut sudah kabur melarikan diri dari rumahnya. Kemungkinan JR akan ditetapkan sebagai DPO. Untuk kelanjutan kasus, kedua tersangka beserta barang bukti yang didapat akan dilakukan penyelidikan dan penyidikan oleh BNN Pusat," tutup Evy.

 

Mn mengaku kepada petugas DJBC dan BNN Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KP2BC) Tipe Madya Pabean B Tanjungbalai Karimun di Taman Bunga, Mn mengaku sabu-sabu tersebut ia peroleh dari seorang bandar di Batu Pahat, Malaysia akrab ia sapa dengan panggilan Batu. Ia disuruh mengantarkan barang haram tersebut ke Pekanbaru dengan upah 2 ribu Ringgit.