Kebangkitan Potensi Laut Kepri Butuh Tiga Faktor Ini

Diterbitkan oleh Redaksi pada Jumat, 10 Oktober 2014 21:31 WIB dengan kategori Batam dan sudah 699 kali ditampilkan

BATAM - Kondisi geografis Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) yang 96 persen wilayahnya terdiri dari laut menyimpan potensi sangat besar untuk kesejahteraan masyarakat. Menurut anggota DPRD Kepri, Ing. Iskandarsyah terdapat 3 hal yang perlu menjadi perhatian di Kepri agar potensi kelautan tersebut tidak tersia-siakan.

 

"Yang pertama mentalitas, kadang kesiapan masyarakat dikasih keramba jadinya panen pertama dan terakhir atau keramba dijual lagi," Ungkapnya.
 
Ia menyarankan dalam setiap program pemberdayaan ekonomi masyarakat, pemerintah turut memberikan penyuluh agar program berjalan mencapai target.
 
"Kalau perlu penyuluhnya diberikan komisi dari hasil binaan mereka," tambah politisi PKS itu.
 
kemudian yang kedua, Iskandarsyah menilai sentuhan teknologi menjadi pendukung terkelolanya potensi kelautan di Kepri.
 
"Pemahaman maritim harus dieksplor lagi, kita garam saja masih impor, ini harus dikembangkan atau menemukan solusi energi baru, misalnya blue energi.  Negara yang kuat harus memiliki ketahanan energi," Ujar pria lulusan Belanda tersebut.
 
Terakhir menurutnya, regulasi pemerintah menjadi faktor penting yang tidak boleh luput dari perhatian. Ia menilai Kepri sebagai daerah kelautan yang memiliki banyak pulau, tidak bisa disamakan dengan yang lain. 
 
"Saya lihat pembangunan di pusat lebih berbasis ke daratan. saya sering kritik ke DPR RI, kalau membuat UU jangan hanya berorientasi ke jawa atau sumatera. Makanya saya sering memperjuangkan Kepri sebagai daerah otonomi khusus terutama di kelautan, kalau tidak kita tidak berhasil,"Pungkasnya.(Rul)