KONI Janji Tuntaskan Dualisme Cabor Berkuda

Diterbitkan oleh Redaksi pada Kamis, 23 Oktober 2014 11:54 WIB dengan kategori Olah Raga dan sudah 714 kali ditampilkan

JAKARTA - Dualisme pengelolaan dan pembinaan berkuda ketangkasan (equestrian) tampaknya akan segera berakhir. Ketua Umum KONI Pusat, Tono Suratman, menjanjikan segera menyelesaikan permasalahannya.


"Kita kembalikan saja kepada ketentuan seperti yang tertuang dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) KONI Pusat," ungkap Tono Suratman,  belum lama ini.

Tono Suratman menghadiri acara press-conference terkait penyelenggaraan kejuaraan berkuda 'Cinta Indonesia Open (CIO)' VIII-2014, yang akan diadakan 30 Oktober-2 November mendatang di APM Equestrian & Boarding School, Tigaraksa, Tangerang. Tono hadir atas undangan Triwatty Marciano, pemilik APM Stable sekaligus presiden event organizer equestrian Indonesia.

Turut menghadiri acara ini, Ketum PP Podasi Mohammad Chaidir Saddak, Ketua Umum Equestrian Indonesia (Eqina) Jose Rizal Partokusumo, sekjen Eqina Dewi Anggraeni, serta Bibit Sucipto dan Albert 'Abe' Pelealu, pengurus Eqina lainnya.

Event organizer equestrian Indonesia adalah 'wadah' yang kini menjadi penyelenggara berbagai kejuaraan equestrian setelah APM Stable secara resmi keluar dari EFI, federasi equestrian Indonesia yang secara resmi masih menjadi 'national federation/NF' dari Federasi Equestrian Internasional (FEI).

APM STable semula menjadi penyokong/pendukung utama EFI, yang dipimpin oleh Irvan Gading. Setelah tak lagi disokong oleh APM Stable, EFI otomatis sudah kehilangan anggotanya.