Jokowi Diminta Panggil KMP dan KIH

Diterbitkan oleh pada Senin, 3 November 2014 13:08 WIB dengan kategori Nasional dan sudah 1.050 kali ditampilkan

Presiden Joko Widodo perlu memanggil semua pihak, terutama kubu Koalisi Indonesia Hebat (KIH) dan Koalisi Merah Putih (KMP) jika merasa program pemerintahan bakal terhambat gara-gara konflik kepemimpinan di DPR.


Begitu saran anggota DPR dari Fraksi PDI Perjuangan, Randy Lamajido dalam perbincangan dengan RMOL, baru-baru ini.

Dia pribadi tak sependapat jika pimpinan alat kelengkapan dewan yang dibentuk KIH disebut DPR tandingan. Apalagi dituding menghambat program pemerintah. Justru, ia menilai presiden tak perlu ikut campur menyelesaikan problem di DPR.

"Bukan kewajiban Jokowi sebagai presiden. Sebagai presiden yang baik tak perlu intervensi. Namun kala situasi yang terjadi di DPR sudah menghambat program, presiden mau tak mau bisa memanggil dua kubu untuk mencari solusi," kata Randy.

Menurut dia, kunci penyelesaikan ada di tangan KMP. Andai saja KMP mengedepankan azas keadilan dalam menentukan pimpinan KAD maka konflik tidak berlarut-larut seperti sekarang ini. 

 

*rmol.co