Kebijakan BBM Jokowi Dianggap Janggal
NASIONAL - Presiden Joko Widodo dalam waktu dekat akan menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM). Pengurangan subsidi BBM dengan alasan penghematan anggaran negara karena jebol untuk membiayai subsidi.
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon mengatakan, kebijakan pemerintah menaikkan harga BBM tidak terlalu mendesak. Pasalnya, harga minyak dunia saat ini cenderung turun.
"Harga minyak dunia turun dari 90 dolar AS menjadi 82 dolar AS per barel. Seharusnya BBM bukan naik malah turun," bebernya dalam acara peluncuran dan bedah buku '100 Janji Jokowi-JK' di Kampung Poncol, Kelurahan Gedong, Pasar Rebo, Jakarta (Selasa, 4/11).
Fadli menjelaskan, kebijakan pemerintahan Jokowi menaikkan harga BBM di saat harga minyak dunia turun adalah yang pertama kali di dunia.
"Apabila harga BBM naik Rp 3 ribu, maka harga BBM di Indonesia lebih tinggi dari Singapura," ungkapnya.
