Kadin Mau China Tingkatkan Investasi di Indonesia

Diterbitkan oleh Redaksi pada Rabu, 12 November 2014 18:55 WIB dengan kategori Bisnis dan sudah 1.082 kali ditampilkan

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) mendorong pengusaha asal China untuk meningkatkan investasi berbagai sektor lini di Indonesia. Itu berdasar dari minimnya partisipasi negara Tirai Bambu tersebut dalam menumbuhkembangkan kegiatan sektor riil Tanah Air.

Wakil Ketua Umum Kadin Bidang IT, Telekomunikasi, Penyiaran, dan Ristek Didie Suwondo menuturkan, dalam forum yang digelar di sela-sela rangkaian APEC di Beijing, pengusaha asal Indonesia-China melakukan inisiasi dengan mengagendakan Indonesia-China Trade Investment and Economic Forum. Acara itu dihadiri 150 pengusaha Indonesia, dan 214 pengusaha asal China, serta Presiden Jokowi.

"Kami juga meminta agar China untuk berinvestasi di Indonesia. Kami pandang selama ini masih relatif kecil. Ditambah lagi success rate investasi mereka di Indonesia itu sangat kecil," ujar Didie, yang sekaligus menjadi Ketua Penyelenggara Indonesia-China Trade Investment and Economic Forum di Jakarta, Rabu (12/11/2014).

Ia mengharapkan, melalui forum yang digelar tersebut, bisa benar-benar bermanfaat bagi pembangunan ekonomi nasional. Apalagi selama ini, kata dia, China mendapatkan keuntungan cukup besar dari kerja sama bilateral dagang di ACFTA.

"Kita di perdagangan minus dengan mereka. Artinya ini perlu di-balance melalui investasi yang meningkat. Tapi kami lihat pengusaha China sendiri menyambut baik dorongan investasi ini," jelas dia.

Dari respons tersebut, pihaknya juga mendorong agar perusahaan asal China melakukan investasi di bidang yang bernilai tambah, seperti, hilirisasi tambang, dan sarana prasanan penunjang yang bermanfaat bagi masyarakat luas.

"Kami harapkan investasi nilai tambah, jangan jualan barang-barang yang sebenarnya buangan mereka. Ini yang diamati. Impor pangan kita masih besar. Dan ini tentu harus dikurangi melalui investasi China," tutur dia.