Polri - TNI Minta Maaf ke Warga Batam

Jumat, 21 November 2014 06:32 WIB
748x ditampilkan Batam

BATAM - Pascabentrokan antar aparat yang terjadi di Mako Brimob, Tembesi, Rabu malam (19/11), Kapolri Jenderal Sutarman dan KSAD Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menyampaikan permintaan maaf mewakili satuannya masing-masing kepada masyarakat atas bentrokan antar aparat di Batam.


 

 
"Polri meminta maaf kepada seluruh masyarakat sudah terganggu aktivitasnya karena peristiwa kemaren. Saya juga berterimakasih kepada masyarakat karena dengan tulus dan ikhlas membantu sehingga konflik tadi malam bisa diakhiri," Ujar Sutarman usai melakukan pertemuan tertutup dengan KSAD di Batam, Kamis (20/11)
 
Bentrokan yang menimbulkan keresahan masyarakat yang bermukim di sekitar lokasi kejadian ini menewaskan seorang anggota Yonif 134 Tuah Sakti,Praka JK Marpaung dan membuat seorang warga harus dirawat di Ruma Sakit karena turut terkena peluru nyasar. 
 
KSAD Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengakui kesalahan yang diperbuat prajuritnya sehingga membuat masyarkat merasa terganggu.
 
"Sekali lagi saya mohon maaf kepada Kapolri dan seluruh jajarannya atas perbuatan yang dilakukan prajurit batalyon 134, dan khususnya kepada masyarakat Batam karena kejadian tersebut terganggu," Kata dia.
 
Gatot Nurmantyo mengatakan TNI dan Polri akan membentuk tim gabungan untuk melakukan Investigasi dan pengusutan masalah ini sampai tuntas. Selain itu ia juga menjamin kondisi Batam akan aman kembali.