Aksi Mahasiswa yang Tergabung dalam JIM Diwarnai Bentrok Dengan Aparat
TANJUNGPINANG - Unjuk rasa menindak lanjuti kasus permasalahan mafia solar di kantor polres km 5 Tanjungpinang diwarnai bentrok pada jam 09.45 hingga 12.00 siang. Mahasiswa yang tergabung dalam Jaringan Informasi Mahasiswa (JIM) Kepri menjadi korban pemukulan oleh pihak kepolisian.
Satu mahasiswa mengalami luka di kakinya, sedangkan sejumlah mahasiswa luka ringan. Pemukulan itu terjadi di depan kantor kapolres, Senin (25/11/2014).
Sekitar 50 massa berorasi mengusut tuntas masalah mafia solar yang ada di kota Tanjungpinang yang berhadapan langsung dengan polisi. Massa berusaha merangsek maju menuju lobi kantor kapolres.
Sembari mengibarkan bendera kebesaran, mereka berusaha ingin bertemu dengan M.Dwita kumu w selaku ketua badan yang mengurus kasus tersebut. Tak lama terjadilah aksi pemukulan oleh anggota kepolisian tanpa ada perlawanan sedikitpun dari JIM. Di situlah situasi memanas.
Sejumlah provokator berusaha diamankan, namun mereka berhamburan. Mahasiswa ini kocar-kacir hingga mundur di depan pintu gerbang masuk kantor polres. Akhirnya polisi berhasil memukul mundur mahasiswa pendemo. Situasi itu tidak berlangsung lama atau hanya sekitar 15 menit. Imad selaku korlap mengatakan, mahasiswa yang terkena pukulan ada beberapa orang.
"Tapi yang parah satu mahasiswa sampai di injak- injak di lantai jalan. Luka sobek di bagian kaki," katanya di lokasi.

