KPK: Di Golkar Banyak Kader Berintegritas
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak akan mengawasi jalannya Munas ke-IX Partai Golkar yang rencananya akan berlangsung di Bali pada akhir November ini.
Wakil Ketua KPK, Busyro Muqoddas mengatakan Golkar adalah partai senior karenanya tidaklah perlu untuk diawasi. Apalagi, banyak orang baik yang menjadi kader di partai berlambang pohon beringin itu.
"Konsekuensinya Golkar perlu kita dorong untuk menunjukkan bahwa di dalam Golkar itu banyak kader berintegritas," terang Busyro kala dijumpai di Hotek JS Luwansa Jakarta, Selasa (25/11).
Sebelumnya, diketahui permintaan untuk KPK melakukan pengawasan pada Munas Partai Golkar ini datang dari berbagai kalangan, termasuk dari internal partai itu sendiri. Ada kekhawatiran terjadi praktik bagi-bagi uang di Munas Golkar seperti yang terjadi di Kongres Demokrat tahun 2010 silam di Bandung.
"Kalau KPK memenuhi permintaan Golkar, pertanyaannya apakah justru tidak menimbulkan image seakan-akan di tubuh Golkar tidak mampu melakukan pengawasan internal," jelas Busyro.
Walau begitu, Busyro tak menampik jika secara moral KPK memang berkepentingan untuk mengawasi munas tersebut. Alasannya, parpol adalah pilar demokrasi yang diperkuat oleh KPK.
Diluar itu, Busyro mempersilakan kepada seluruh kader Partai Golkar tanpa kecuali untuk melaporkan bila memang ada praktik bagi-bagi uang atau korupsi jika memang ada.
"Ya silakan teman-teman di Golkar melaporkan ke KPK, akan kita proses," tegas Busyro
*Rmol.co

