Camat Protes Kinerja SKPD

Diterbitkan oleh pada Senin, 8 Desember 2014 19:58 WIB dengan kategori Karimun dan sudah 1.096 kali ditampilkan

KARIMUN - Camat di wilayah Kabupaten Karimun kompak menyuarakan aspirasi terkait kinerja Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemkab Karimun. Mereka memprotes SKPD yang kerap kali tidak memberitahukan kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan terlebih lagi kegiatan fisik.

 

Hal ini menurut mereka membuat mereka kebingungan apabila ada pihak yang mempertanyakan proyek yang ada di wilayah masing-masing. Sikap ini mereka sampaikan pada penyelenggaraan rapat evaluasi pengentasan kemiskinan Pemkab Karimun di ruang rapat utama Kantor Bupati, Senin (8/12).

 

Dalam rapat yang dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Karimun selaku ketua Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) Karimun, Aunur Rafiq, para camat menyatakan sikap protes kepada SKPD yang kerap tidak mengkonfirmasi pihak Kecamatan terkait pembangunan fisik di hampir seluruh wilayah Kabupaten Karimun. 

 

Sedangkan setelah selesai pengerjaan baru menyodorkan surat yang ternyata sebagai pemberitahuan sekaligus bahwa ada proyek yang telah selesai dan harus ditandatangani oleh camat. Camat Moro M. Fidias menyarankan seluruh SKPD yang memiliki kegiatan di semua kecamatan untuk menyampaikan terlebih dahulu kepada camat agar bisa diketahui, dan memudahkan untuk evaluasi.

 

"Kami mohon lah sebelum pengerjaan disampaikan kepada kami, kalau ada laporan bahwa akan buat kegiatan kan kami juga bisa menyampaikan saat evaluasi seperti saat ini. Ini tidak, tau-tau selesai kegiatan ada surat bahwa telah selesai proyek," ucap Fidias.

 

Hal senada diungkapkan Camat Kundur, Sukari yang menyampaikan perlu ada data terpadu yang berkaitan dengan pengentasan kemiskinan Kabupaten Karimun. Sehingga saat evaluasi tentu dapat dengan mudah dibahas. 

 

"Kadang-kadang ada camat yang menyampaikan tapi ternyata itu bukan program pengentasan kemiskinan," ucapnya.

 

Sementara Camat Kundur Utara, M.Yunus mengatakan, berkaitan dengan program buta huruf di Suku Laut-Wasing Kecamatan Kundur Utara yang programnya telah diselenggarakan beberapa bulan yang lalu, kini sudah tidak berjalan padahal bantuan berupa peralatan sekolah, sarana belajar seperti ruangan dan meubiler telah disediakan. 

 

"Mereka belum bisa baca tulis. Dan saat ini belum ada peningkatan baik dari pendidikan serta kesehatan," ungkap Yunus.

 

Menanggapi protes yang dilayangkan para camat itu, Ketua TKPKD Karimun, Aunur Rafiq pun mengaku terkait pemberitahuan kegiatan yang dilaksankan oleh SKPD kepada seluruh Kecamatan, hal itu hampir setiap tahun disampaikan namun tidak direalisasikan oleh yang punya kegiatan, padahal sudah sering disampaikan para Camat. 

 

"Padahal semua camat akan menandatangani kegiatan tersebut saat telah selesai, tapi itu tadi mereka tahu ada kegiatan saat telah selesai. Sebetulnya ini bukan masalah baru, maka dengan ini saya minta semua SKPD langsung surati camat dimana lokasi yang akan dibuat kegiatan," katanya.

 

Namun demikian lanjut Rafiq, dalam menandatangani kegiatan yang dibuat SKPD harus diteliti lebih dahulu apakah selesai sesuai yang direncanakan, betul atau tidak kegiatan yang dibuat itu. (Harja)