Gubernur NTT Protes Blusukan Jokowi
Sekitar pukul 10.00 WITA, sebuah helikopter TNI-AU membawa Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana dari Bandara El Tari Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) menuju Atambua, daerah perbatasan Indonesia-Timor Leste. Blusukan ke loket-loket pelayanan itu dimulai dari pagi hingga sore hari.
Ketika matahari semakin terik dan waktu telah menunjukkan pukul 14.00 WITA, Jokowi tetap sibuk blusukan ke beberapa loket pelayanan, yakni imigrasi, karantina, bea cukai, dan kepolisian.
Melihat Presiden ke-7 RI itu lupa waktu, Gubernur NTT Frans Lebu Raya mengingatkan bahwa rombongan sejak pagi tadi tak pernah berhenti beristirahat.
Mendengar itu, Presiden Jokowi pun menepok jidat karena menyadari ia dan rombongan belum makan makan siang.
"Waduh. Lupa saya. Hehe," kata Jokowi di tengah-tengah blusukan, Sabtu (20/12/2014).
Sebab, selesai meninjau lokasi perbatasan di Atambua, Jokowi dan rombongan langsung melanjutkan perjalanan ke tempat peletakan batu pertama atau groundbreakingpembangunan Bendungan Reknamo di Kabupaten Kupang. Selama itu pula tak satu pun makanan yang masuk ke perut Jokowi, Iriana dan rombongan.
Akhirnya usai groundbreaking, 3 helikopter yang membawa rombongan kepresidenan itu lepas landas menuju Bandara El Tari Kupang. Tiba di landasan udara, Presiden Jokowi, Ibu Negara Iriana, Gubernur NTT, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno, Menteri Perindustrian Saleh Husin, serta Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono langsung meluncur ke sebuah restoran untuk santap sore. (Liputan 6)

