Itu Uang Siapa Pak ??

Diterbitkan oleh Redaksi pada Ahad, 21 Desember 2014 12:23 WIB dengan kategori Opini dan sudah 1.652 kali ditampilkan

Indonesia adalah negara yang memiliki sumber kekayaan alam yang cukup berpotensi dan sumber daya manusia yang begitu kreatif.hasil karya bangsa indonesia dapat di akui oleh bangsa lain salah satu yang sudah terkenal yaitu batik.batik adalah hasil karya seni ukiran tangan anak-anak negri indonesia itu sendiri, mereka mempunyai tekad besar untuk memberikan nama bagi indonesia dan mempertahankannya.

 

 


Bermacam-ragam motif ukiran yang terdapat pada kain batik indonesia,setiap daerah memiliki motif ukiran yang berbeda,dengan maksud untuk memberikan tujuan gambar dari setiap daerah,misalnya di kepulauan riau,khususnya kota tanjung pinang,mempunyai motif cangkang gonggong.

 

Kenapa motif gonggong yang dipilih karna gonggong ini merupakan makanan laut yang paling digemari masyarakat tanjung pinang.berdasarkan letaknya kota tanjung pinang di kelilingi oleh peraian lautan,dan inilah yang disebut dengan warisan dari tuhan YME.

 

Kita sebagai anak-anak negri indonesia bersyukur bisa memperoleh kekayaan dan kreatifitas budaya yang cukup di akui bangsa lain,dengan kreatifitas yang berkualitas bangsa lain lebih menghargai bangsa indonesia.dan ini lah tugas bagi kita untuk bisa menjaga dan lebih mengembangkan serta melahirkan karya-karya baru lagi demi nama bangsa indonesia.

 

apa yang kita dapat ataupun kita peroleh dalam negri indonesia ini seharusnya dapat kita manfaatkan dengan sebaik-baiknya.kita lestarikan kekayaan alam dan budaya adat turun temurun dari nenek moyang,sudah menjadi tugas kita untuk semua ini akan selalu terkenang indah sampai akhir hayat.

 

Namun apa yang telah terjadi pada bangsa ini dari kepemimpinan Ir.Soekarno,orde lama,orde baru,dan sampai sekarang reformasi.dimana bangsa indonesia sekarang di beri kewenang untuk memberikan hak suara dalam pemerintahan demi kemajuan bangsa ini.

 

Sebagian pejabat-pejabat,anggota-anggota dewan ataupun petinggi indonesia yang seharusnya menjadi contoh baik bagi rakyatnya,malah memberikan contoh buruk,dampak buruk sehingga menimbulkan kerugian pada negara.mereka tidak memanfaatkan sumber kekayaan indonesia yang ada dengan bijaksana.

 

Memikirkan kesejahteraan diri sendiri dan melupakan amanah rakyat untuk rakyat,janji-janji palsu,pengharapan yang tidak pasti telah tertanam dalam pikiran rakyat indonesia.rakyat tidak bisa membedakan siapa yang benar dan siapa yang menutupi kebenaran demi mencari simpatik kemenangan.Mata rakyat telah di butakan dengan kata-kata manis ibarat gula manis penghilang haus.rasa haus yang kita rasakan jika makan gula sedikit akan menghilangkan rasa haus walaupun sebentar,dan itulah persamaan dari kata-kata manis sang wakil rakyat.

 

Posisi jabatan yang enak,fasilitas elite,ruangan ber Ac,mobil kantor,dan begitu banyak tunjangan yang sangat menguntungkan dirinya sendiri,tidak membuat merasa cukup dan puas akan kenyamanan yang diberikan negara dari hasil rakyat indonesia,hanya sedikit sekali mereka yang benar-benar memikirkan kepentingan rakyat,sedikit sekali yang benar-benar tulus akan terus menjunjung tinggi kesejahteraan rakyat.

 

 

Mereka yang masih merasa kurang akan apa yang diperolehnya tanpa harus mencucurkan keringat dan harus berpanas-panasan di bawah terik matahari,demi sesuap nasi.mereka hanya cukup menggoreskan tanda tangan pada kertas laporan yang diajukan.

 

Dan mengatur perjalanan yang mungkin sama sekali tidak lain tujuannya hanya ingin membuang capek selama kerja,

tapi itu uang siapa pak?????

Itu Uang rakyat yang di kumpul guna negara,seenak-enaknya mereka anggota yang tidak bertanggung jawab menghamburkan-hamburkan uang rakyat.

 

Kenapa sesuka hati menggunakan uang rakyat demi kepentingan diri sendiri,apa yang harus kita lakukan,apa yang harus peraturan negara terapkan,kalau dengan bantuan KPK ( komisi pemberantas korupsi ) bertugas menangkap para tindak korupsi,belum juga berhasil mengurangi oknum korupsi di indonesia,bahkan kita bangsa indonesia tercatat sebagai negara terkorup pada urutan ke 64 di dunia pada tahun 2013.

 

Ini adalah bukti nyata bahwa sebagai anak-anak negri indonesia masih belum bisa memanfaatkan,melestarikan,dan menghargai kekayaan yang kita miliki,prinsip oknum koruptor untuk bisa hidup dengan mewah tanpa harus bersusah payah,pasti menguntungkan dirinya sendiri,resiko apapun akan terus dihadapi,walaupun hukuman dunia dan akhirat di depan mata.

 

Bagaimana nasib anak-anak negri indonesia,sudah berjuang demi bangsa,membawa nama bangsa melalui karya-karya nya,seperti batik gonggong ini,tidak dihargai sama sekali dengan penyelewangan dana fsilitas guna mendukung mereka berjuang, karna ulah siapa??

Para oknum koruptor tsb.hati kecil anak-anak negri menangis, bertanya sekali lagi itu uang siapa pak ???

Jangan sampai perjuang generasi penerus menjadi lemah.

 

Jadi mulailah bangkit dan semangat untuk kita sebagai penerus bangsa,jauhi korupsi,kenali korupsi sejak dini,pahami kerugian besar yang akan kita rasakan,bukan hanya menyakitkan keluarga,namun juga menyakitkan seluruh bangsa.