Konvoi Bersama Klub Motor, Nurdin Ajak Masyarakat Patuhi Lalu Lintas

Diterbitkan oleh pada Ahad, 21 Desember 2014 13:15 WIB dengan kategori Karimun dan sudah 1.884 kali ditampilkan

KARIMUN - Ada yang menarik saat Bupati Karimun Nurdin Basirun berkunjung ke Kundur saat akan meresmikan pencanangan kawasan wisata pantai di Gading Sari Kecamatan Kundur pada Minggu (21/12). Saat bertolak dari Tanjungbalai Karimun melalui Tanjung Berlian, Bupati Karimun tidak langsung menuju lokasi kegiatan di Kelurahan Gading Sari melainkan berkumpul di Balai Pemuda seni dan Budaya Tanjungbatu Kota bersama sejumlah klub motor Kundur untuk berkonvoi bersama menuju lokasi acara.

 

Konvoi yang digagas oleh klub motor Spinco Kundur, Kundur Custom dan Kawasaki Ninja Community ini, mendaulat Bupati Karimun untuk memimpin barisan konvoi menuju lokasi kegiatan. Hal menarik muncul saat rombongan Nurdin tiba, beliau terlihat kebingungan untuk memilih salah satu diantara sekian banyak motor yang ada untuk dikendarai. Sementara, Spinco Kundur yang merupakan klub motor dari Yamaha Scorpio, Kundur Custom klub motor-motor antik, dan Kawasaki Ninja berebut menawarkan sepeda motor mereka untuk dikendarai sang bupati.

 

Akhirnya pilihan sang Bupati jatuh pada motor Yamaha Scorpio berwarna merah putih, sementara para pejabat lain yang turut hadir memilih beraneka ragam pilihan dari komunitas-komunitas berbeda ini. Dan pada pukul 08.30 WIB Nurdin Basirun langsung memimpin rombongan konvoi menuju lokasi kegiatan.

 

Ketika berbincang-bincang dengan anggota klub motor, beliau menghimbau mereka untuk patuh terhadap peraturan lalu lintas. "Anak motor harus taat aturan, kalau tidak taat ya silahkan pak polisi tangkap kendaraannya". ujarnya.

 

Kapolsek Kundur Kompol Jamaluddin yang juga menjabat sebagai Dewan Pembina dari 3 klub motor tersebut menyatakan bahwa klub-klub tersebut merupakan kelompok yang dibinanya dan sudah terdaftar. "Kawan-kawan kita Spinco, Kundur Custom, Kawasaki Ninja, sejak beberapa bulan lalu selalu aktif melaksanakan kegiatan mereka. Dan ketika mereka meminta kesediaan saya menjadi Dewan Pembina saya katakan siap, tapi harus taat aturan." ujarnya.

 

Lebih lanjut beliau menyatakan selama membina ketiga klub motor ini, banyak perubahan positif yang sudah diterapkan. "Kita wajibkan anggota 3 klub motor ini buat peraturan internalnya. Wajib pakai helm, wajib pakai spion, wajib pakai lampu, dan kelengkapan semuanya harus ada, kalau tidak denda itu anggotanya. Kalau kedapatan di jalan sama kita ya kita tangkap dan proses, jadi yang melanggar rugi 2 kali. Kena tilang sama kami, dan kena denda klub." tandas beliau. (Harja)