Sapma PP Minta KPK Tetapkan Kadisbun Riau Sebagai Tersangka

Diterbitkan oleh Dachroni pada Selasa, 23 Desember 2014 14:57 WIB dengan kategori Nasional dan sudah 590 kali ditampilkan

Puluhan anggota Sapma PP Riau menggelar aksi demo, menuntut KPK menetapkan Kadisbun Riau Zulher ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi alih fungsi lahan di Kuansing. Kasus itu telah menjadikan Gubri Nonaktif Annas Maamun sebagai tersangka.



RIAU (PEKANBARU) -  Puluhan personel Satpol PP yang berjaga mengamankan demo di kantor gubernur tak kuasa menahan aksi Sapma PP Riau. Pintu pagar besi didobrak, lantas masuk ke halaman kantor gubernur untuk menemui Kepala Dinas Perkebunan Riau Zulher yang saat itu memang sedang berada di sana. 

Tuntutan pendemo, yakni meminta Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) menetapkan Zulher sebagai tersangka karena diduga sebagai dalang di balik kasus suap alih fungsi lahan yang menyeret Gubernur Riau non aktif H Annas Maamun. 

Saat pintu didobrak puluhan anggota Satpol PP yang berjaga di depan pintu tak kuasa menahan pendemo. Massa yang yang dikoordinir Tengku Andri Piska Firdaus ini terlihat sudah emosi karena tak ada satu pun pejabat menemui setelah setengah jam lebih berdemo, lantas bergerak mendekati pintu utama kantor gubernur.

Zulher tengah menghadiri Sosialisasi Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2014 tentang Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Provinsi (RPJMD) Riau yang ditaja Bappeda Riau, di Ruang Melati, Kantor Gubernur Riau.

Saat memasuki halaman kantor gubernur pendemo kembali menuding, mantan Sekdakab Kampar itu dituding gencar menjembatani antara pihak perusahaan dan Annas Maamun untuk mempermudah izin alih fungsi lahan. Bahkan Zulher juga dituding menjadi penemu pemilik PT Duta Palma Surya Darmadi dengan Ketua Asosiasi Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Riau Gulat Medali Emas Manurung yang saat ini sudah ditangani KPK.


*riauterkini