Keluarga Ini Terhindar dari Kecelakaan Pesawat Air Asia QZ8501

Diterbitkan oleh pada Senin, 29 Desember 2014 01:23 WIB dengan kategori Nasional dan sudah 1.017 kali ditampilkan

Kabar pesawat AirAsia rute Surabaya-Singapura yang hilang kontak hingga malam ini belum jelas. Namun, sebelas orang dipastikan selamat dari pesawat dengan nomor QZ8501 itu. Mereka adalah Ari Putro Cahyono dan anggota keluarganya.


 

Ari menceritakan, sebenarnya dia dan 10 anggota keluarganya sudah datang ke bandara pada 05.30 WIB, sebab tiketnya terjadwal berangkat ke Singapura pada 07.20 WIB. Namun ternyata mereka terlambat karena penerbangan dimajukan.

 

“Saya tidak baca email pemberitahuan bahwa penerbangan dimajukan,” kata warga Rungkut YKP blok RL no 17D Surabaya ini.

 

Oleh pihak AirAsia, Ari diperbolehkan berangkat pada penerbangan selanjutnya. Namun, ia menolak setelah mendengar pesawat yang sedianya akan ditumpanginya itu hilang kontak. Ia juga menyaksikan bagaimana keluarga penumpang pesawat tersebut datang ke bandara dengan cemas dan berlarian.

 

Ari pun memutuskan untuk tidak mengikuti penerbangan berikutnya yang dijanjikan pihak maskapai. “Saya cancel penerbangannya, biar rugi tidak masalah, asalkan keluarga saya selamat,” ujarnya.

 

Seperti diberitakan sebelumnya, Pesawat AirAsia rute Surabaya-Singapura hilang kontak beberapa menit setelah lepas landas pada 5:20 WIB, Ahad (28/12/2014) pagi. Pencarian segera dilakukan oleh Badan SAR Nasional (Basarnas), namun hingga malam ini belum membuahkan hasil.

 

Dalam konferensi pers di Gedung Basarnas, Wakil Presiden Jusuf Kalla menduga besar kemungkinan pesawat mengalami naas dalam penerbangannya menuju Singapura karena sudah 10 jam keberadaannya belum diketahui.

 

“Jadi kemungkinan besarnya sudah mengalami kecelakaan,” kata JK. Atas nama pemerintah, ia pun kemudian menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga penumpa AirAsia tersebut. [Siyasa/BD]