'Sakitnya Tuh Disini' Poyo Harmony Berhasil Pukau Karimun

Diterbitkan oleh pada Rabu, 31 Desember 2014 10:56 WIB dengan kategori Karimun dan sudah 1.813 kali ditampilkan

KARIMUN - Grup musik perkusi Poyo Harmony asal Tanjungsari Kecamatan Kundur sepertinya semakin melebarkan sayap mereka dalam menghibur masyarakat, kali ini giliran masyarakat Tanjung Balai Karimun yang 'dipaksa' mengakui eksistensi grup ini.

 

Grup perkusi yang identik dengan barang bekas ini didaulat untuk tampil menghibur pada acara Karimun Bersinar (Bebas Sehat Tanpa Narkoba) yang digelar Polres Karimun bersama dengan Pemerintah Kabupaten Karimun beserta seluruh komponen masyarakat dan instansi terkait pada Rabu (31/12) di Panggung Coastal Area Tanjung Balai Karimun.

 

Dengan berbekal drum bekas, ember cat, potongan spandex, bambu, dipadu dengan melodi dari biola yang digesek sang komposer mampu menjadi alunan irama yang harmonis. Terlebih lagi saat lagu yang sedang hits 'Sakitnya Tuh Disini' menggema, sorak sorai penonton pun membahana.

 

Sang komposer sekaligus pimpinan grup Poyo Harmony Syaiful Bahri mengucapkan terima kasih atas dukungan dan saran dari masyarakat selama ini kepada mereka. "Kami ucapkan terima kasih, terutama kepada Bapak Suryaminsyah (Kepala Dinas Pariwisata-red) yang sudah memberikan kami banyak saran, dan dukungan sehingga hari ini kami bisa tampil di Karimun. Kami masih banyak sekali kekurangan, masukan dan saran dari siapapun yang membangun sangat kami terima." ujar pria yang sehari-hari berprofesi sebagai Guru SD di Kundur ini.

 

Lebih lanjut, pemimpin grup musik yang beranggotakan 25 orang ini menyatakan sudah menggelar persiapan untuk tampil sejak beberapa waktu yang lalu. "Pada saat kami kemarin tampil di Kundur, kebetulan hadir Bapak Suryaminsyah (Kepala Dinas Pariwisata-red), jadi kemarin beliau juga yang menawarkan kami untuk bisa tampil pada acara ini. Persiapan untuk tampil ini sekitar 1 minggu, kami harap kami bisa tampil di banyak event lainnya nanti." imbuhnya.

 

Salah seorang pengunjung bernama Iswara (17) yang hadir juga mengungkapkan kekagumannya kepada grup musik ini. "Kebetulan lewat, pas lihat ada perkusi yang tampil tapi dari barang bekas. Saya salut, mereka kreatif dan unik. Semoga kawan-kawan remaja dan pelajar di Karimun semua bisa seperti mereka. Kita sambut 2015 dengan menjadi pribadi yang positif dan jauhi narkoba." ujarnya sambil tersenyum. (Harja)