Kecewa, Pendemo DPRD Lingga Akhiri dengan Bakar Ban

Diterbitkan oleh pada Kamis, 15 Januari 2015 16:55 WIB dengan kategori Lingga dan sudah 1.123 kali ditampilkan

LINGGA - Menuntut janji-janji bupati yang belum terealisasi di mata masyarakat dan juga terkait hutang piutang Pemkab Lingga dengan pihak ketiga. Gema yang melakukan unjuk rasa didepan kantor bupati lingga, kemudian di lanjutkan di kantor DPRD dan PU mulai dari pukul 09.00 pagi sampai pukul 11.47 WIB, mengakhiri dengan bakar ban di depan lapangan kantor bupati, Kamis (15/1).

 

 

Fahrul Ansori orator gema  mengungkapkan bahwa dia sangat merasa tersinggung,merasa malu kenapa sampai Pemkab kita sendiri berhutang segitu besarnya dan itu juga masih belom dibayar sampai saat ini.

Kemudian fahrul mengatakan tolong untuk ditahun 2015 ini utamakan jalan serteh yang sampai saat ini belom selesai dengan kondisi yang parah sudah begitu banyak korban yang berjatuhan. Kemudian kami meminta hari senin ini harus sudah keluar keluar surat resmi kapan hutang kepada pihak ketiga itu di bayar.

"Logikanya SP2D keluar, maka uangnya ada. Sampai saat ini tidak ada, kemana jadinya. Penjarakan elit politik yang bermain di dalamnya," teriak fahrul.

Setelah pengunjuk rasa menyampaikan semua keluh kesahnya kepada Pemkab. Para pengunjuk rasa yang mengatas namakan Gema mengakhiri rasa kesalnya kepada Pemkab dengan bakar ban.