Premium Balik Lagi ke Harga Lama

Diterbitkan oleh Redaksi pada Jumat, 16 Januari 2015 06:35 WIB dengan kategori Bisnis dan sudah 948 kali ditampilkan

Pemerintah akan segera mengumumkan penurunan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premiun dan solar.

      
Pernyataan tersebut disampaikan Jokowi ketika menjadi pembicara kunci di acara Indonesia Outlook 2015 yang diprakarsai salah satu stasiun televisi nasional.


"Sebentar lagi juga akan kita umumkan akan turun lagi, kurang lebih, hitungan kita (harga premium) mungkin bisa turun (menjadi) Rp 6.400 - 6.500 per liter," ujarnya di Hotel Borobudur, Jakarta, kemarin (15/1).


      
Sebelumnya, pemerintah telah menurunkan harga premium pada 1 Januari 2015 lalu, dari Rp 8.500 per liter menjadi Rp 7.600 per liter. Harga BBM tersebut ditetapkan dengan patokan harga minyak dunia USD 60 per barel.


      
Harga itu tidak relevan lagi karena harga minyak dunia terus turun hingga kisaran USD 45 per barel. Sempat rebound ke level USD 48 per barel, tetapi turun lagi. "Namun, (rencana penurunan) ini belum menjadi keputusan, masih dihitung-hitung, tapi kisarannya sekitar segitu," imbuh Jokowi.


      
Jokowi mengakui, keputusan pemerintah untuk menurunkan lagi harga BBM merupakan konsekuensi dari turunnya harga minyak dunia. Dia menyebut hal itu sebagai berkah dari Tuhan. "Ya karena itu, (harga BBM) kita juga harus turun," tandasnya.

(Jpnn)