Mainkan Lagu-Lagu Daerah, Poyo Harmony Buat Turis Histeris

Diterbitkan oleh pada Ahad, 18 Januari 2015 22:45 WIB dengan kategori Karimun dan sudah 1.505 kali ditampilkan

KARIMUN - Untuk menghibur para turis dari Amerika Serikat yang menyambangi Desa Lubuk, Poyo Harmony Percussion kembali didaulat untuk menghibur dan menampilkan persembahan pada malam perpisahan dengan para turis yang digelar Minggu (18/1) malam.

 

Acara yang digelar di halaman Kantor Desa Lubuk Kecamatan Kundur ini, dihadiri oleh Camat Kundur, Kepala Desa Lubuk, para turis dan masyarakat Desa Lubuk yang selain akan melepas para turis untuk kembali ke negara mereka keesokan harinya, juga untuk menyaksikan penampilan dari grup musik perkusi yang memang sedang naik daun ini.

 

Kali ini, Poyo tampil dengan memainkan lagu-lagu daerah sesuai permintaan dari penyelenggara yang ingin para turis mengenang lagu-lagu khas daerah di Indonesia untuk kemudian diceritakan kepada keluarga dan teman di negaranya.

 

Diawali dengan memainkan musik-musik lagu daerah seperti Manuk Dadali, Yamko Rambe Yamko, lalu ditutup dengan Sakitnya tuh Disini membuat histeris para turis yang sampai berdiri dan bertepuk tangan. Tak puas sampai disitu, dipertengahan lagu tanpa dikomando mereka turun ke tengah halaman untuk berjoget bersama yang membuat pemain Poyo Harmony 'terpaksa' memperpanjang durasi lagu. Bahkan lagu Nona Singapura pun terpaksa dimainkan oleh mereka untuk memuaskan para turis berjoget.

 

Manager Poyo Harmony Jiranuddin menyatakan bahwa penampilan Poyo Harmony kali ini sengaja dibuat agak berbeda dari biasanya. "Ini event spesial, kami buat sedikit berbeda dengan penampilan sebelumnya. Dengan semaraknya penampilan kami tadi, semoga para turis bisa mengingat kalau di Indonesia khususnya di Kundur ini ada grup musik anak muda kreatif seperti Poyo Harmony". tandasnya.