Perpisahan Masyarakat Desa Lubuk dengan Para Turis Berlangsung Meriah

Diterbitkan oleh pada Ahad, 18 Januari 2015 22:36 WIB dengan kategori Karimun dan sudah 1.406 kali ditampilkan

KARIMUN - Setelah selama 3 hari terhitung Jumat (16/1) hingga Minggu (18/1) para turis yang berasal dari Taylor University Amerika Serikat berkunjung ke Desa Lubuk, pada Minggu malam diadakan acara perpisahan yang digelar di halaman Kantor Desa Lubuk Kecamatan Kundur.

 

Dalam acara perpisahan ini turut pula hadir Camat Kundur, perwakilan Danramil, Kepala Desa Lubuk, tokoh masyarakat dan warga Desa Lubuk yang memadati halaman kantor desa untuk memberikan salam terakhir kepada turis yang sudah mereka anggap seperti warga sendiri.

 

Kepala Desa Lubuk H. Atan M. Aruf mengatakan mereka sangat gembira karena selama 3 hari hingga keesokan harinya (Senin pagi-red) para turis berada di desa Lubuk dan berbaur dengan masyarakat. "Mereka sudah kami anggap seperti keluarga sendiri, jauh-jauh datang dari Amerika untuk mengamati kebudayaan kita. Tapi saya juga bersedih, karena tidak sadar besok mereka sudah akan kembali ke negaranya". ujarnya.

 

Sementara itu, Camat Kundur Sukari dalam sambutannya menyatakan apresiasi setinggi-tingginya kepada masyarakat desa Lubuk yang selama beberapa hari ini telah membantu para turis. "Saya bangga kepada warga Lubuk yang telah memberikan pelayanan terbaik kepada para tamu kita. Ini menandakan bahwa kita sudah siap untuk menjadi kawasan wisata yang lebih luas lagi. Untuk itu, mari kita tingkatkan wawasan kita, kita jaga kebersihan lingkungan kita. Para turis saja bilang pantai kita bagus, untuk itu harus kita jaga supaya dimasa yang akan datang lebih banyak wisatawan yang datang berkunjung". ujar Sukari.

 

Salah satu perwakilan turis Elizabeth mengaku senang dengan sambutan masyarakat sejak awal kedatangan mereka hingga malam perpisahan. "Kami senang, kagum, dan merasa bangga masyarakat disini sudah membantu kami selama ini. Kami datang saja sudah disambut dengan kompang dan silat, sungguh luar biasa. Belum lagi makanan-makanan khas yang buat kami pasti ingin kembali lagi kesini." ungkap Elizabeth yang akrab dipanggil Dewi selama di Lubuk ini.

 

Pada malam perpisahan itu juga, para turis turut menyumbangkan persembahan berupa Dikir Barat dan Joget Nona Singapura yang membuat decak kagum masyarakat yang menonton, sekaligus mengundang tawa bagi yang melihat karena tingkah lucu para turis tersebut. Rencananya, besok Senin (19/1) para turis akan meninggalkan desa Lubuk dan kembali ke negara mereka.