Presiden Jokowi Diminta Ganti Seluruh Komisioner KPK

Diterbitkan oleh pada Ahad, 25 Januari 2015 10:02 WIB dengan kategori Nasional dan sudah 984 kali ditampilkan

Presiden RI, Joko Widodo disarankan sebaiknya mengganti seluruh Komisioner Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), karena para pimpinannya banyak bermasalah.


"Bekukan dulu aktivitas KPK sambil mencari figur yang lebih bersih dan tidak memiliki rekam jejak negatif agar KPK lebih berani, independen, dan bernyali," tegas Presiden Lumbung Informasi Rakyat (LIRA), HM. Jusuf Kalla dalam keterangannya di Jakarta. 


Ia melihat saat ini KPK seolah tidak memiliki wibawa. Semakin lama integritas pimpinannya makin mengalami degradasi. 


Jusuf pun mengingatkan, dari lima pimpinan KPK sebanyak tiga orang menyimpan masalah. Bambang Widjajanto diduga terlibat kasus pemalsuan suara, Pandu Praja sudah jadi terlapor urusan saham perusahaan ke Mabes Polri dan Abraham Samad terkait dugaan penyalahgunaan wewenang seperti dikemukakan Plt. Sekjen PDIP, Hasto Kristyanto. Sementara Busyro Muqoddas habis masa jabatan. Hanya tersisa Zulkarnain.



Dengan kondisi seperti saat ini, menurut Jusuf, dipastikan kinerja komisioner KPK tidak akan berjalan efektif. Masing-masing sibuk mengurusi masalah hukum yang dihadapi. Secara otomatis roda organisasi KPK akan lemah, sementara begitu banyak pekerjaan rumah yang belum dituntaskan.


"Jika demikian institusi KPK yang seharusnya berjalan baik, tapi karena kelemahan pribadi komisionernya kemudian menjadi beban institusi KPK," tegasnya. (RMOL)