Kasus Limbah, PT Panasonic Diminta Bertanggungjawab

Diterbitkan oleh pada Senin, 26 Januari 2015 16:16 WIB dengan kategori Batam dan sudah 1.991 kali ditampilkan

BATAM - Warga tanjung piayu, sei beduk bersama dengan Organisasi kemasyarakatan (ormas) Pemuda Pancasila (PP) mendatangi PT Panasonic, Batam Centre, Senin (26/1/2015).

 
 
Mereka mendesak PT Panasonic bertanggungjawab atas atas limbah glasswool yang dibuang dekat pemukiman warga.
 
 
"Kami banyak yang sakit gatal gara-gara limbah itu. Kami minta pertanggungjawaban PT Peng Yap M & E System dan PT Panasonic. Jangan bunuh kami dengan limbah," ujar salah seorang warga yang ikut berdemo dengan membawa limbah jenis glasswool yang dibungkus dalam karung.
 
 
Ketua PAC PP Seibeduk Zulkilfli Nasution meminta PT Panasonic memberikan kompensasi kepada warga yang terkena dampak penyakit akibat limbah tersebut.
 
 
"Limbah disana harus dibersihkan karena meresahkan masyarakat. Kami juga meminta PT Peng Yap M & E System selaku transporter yang membuang limbah ke pemukiman warga agar diproses secara hukum," tuntutnya.
 
 
Setelah menggelar unjuk rasa di depan PT. Panasonic dan diterima oleh manajemen perusahaan, pengunjuk rasa juga mendatangi Badan Pengendalian Dampak Lingkungan (Bapedal) Batam.
 
 
"Bapedal terkesan diam saja atas kasus limbah ini, padahal Kasus ini sudah berlangsung sekitar empat bulan," pungkasnya.