Polri Disarankan Keluar dari Eksekutif
Terkininews.com - Persoalan yang kerap terjadi di Polri merupakan buntut dari keberadaan institusi penegak hukum ini yang berada dibawah naungan eksekutif. Untuk itu, Polri harus keluar dari ranah tersebut supaya terhindar dari berbagai kepentingan politik. Hal tersebut dikatakan pengamat kepolisian, Bambang Widodo Umar, Kamis (29/1/2015).
Bambang menilai, seharusnya pemerintah tidak memasukkan Polri maupun Kejaksaan ke ranah eksekutif. Sehingga, institusi penegak hukum ini bisa menjalankan tugas dan fungsinya secara independen.
"Kalau di luar itu, Polri, Jaksa, dan Kemenkumham ada di luar ranah eksekutif. Kalau di Indonesia masuk ke dalam eksekutif. Jadi sangat rentan adanya kepentingan berbagai pihak," ujarnya.
(okz)

