Harga Ikan di Kijang Meroket, Daya Beli Masyarakat Berkurang
BINTAN - Hampir semua harga jenis ikan di pasar Barek Motor Kijang, Kabupaten Bintan, mahal. Akibatnya, penjualan pedagang turun hingga 50% karena daya beli masyarakat juga berkurang.
Seorang pedagang, Razaly ditemui Terkininews.com, Minggu (01/02/2015) di pasar itu mengatakan, hampir semua jenis ikan saat ini harganya naik. "Kebanyakan pembeli kami kini tinggal pemilik rumah makan saja," ujarnya.
Dijelaskan, harga ikan selar misalnya kini sudah mencapai Rp 30.000/kg, ikan todak Rp 25.000/kg, sementara ikan gembung dan ikan tongkol Rp 27.000/kg. Mahalnya harga ikan seperti sekarang sangat memengaruhi omzet penjualan. Sebab, sebelum kenaikan harga ikan tersebut bisa terjual hingga 100 kg sehari, tapi saat ini paling bisa terjual 50% atau 50 kg.
"Sehingga keuntungan berkurang, bahkan resikonya ikan yang kita beli dari agen, jika tidak habis hari itu atau mati, terpaksa kita konsumsi sendiri. Untuk meminimalisir kerugian, pembelian dari agen terpaksa dikurangi takut tidak laku," ungkapnya.
Pedagang menyebutkan, mahalnya harga ikan sudah terjadi dua bulan terakhir. Menurut para agen penyuplai kepada pedagang, naiknya harga ikan akibat cuaca yang tidak mendukung. Hal itu otomatis mempengaruhi harga jual ke konsumen.

