Himbau Jaga Kebersihan Laut, 100 Mahasiswa dan Pelajar Gelar Aksi Bersih Pantai

Diterbitkan oleh pada Ahad, 1 Februari 2015 16:20 WIB dengan kategori Karimun dan sudah 1.630 kali ditampilkan

KARIMUN - Kondisi pantai dan laut Kabupaten Karimun yang kotor akibat sampah-sampah membuat 100-an mahasiswa dan pelajar bahu-membahu membersihkan lokasi pesisir di Pantai Lubuk, Desa Lubuk, Kecamatan Kundur Minggu (1/2).

 

Aksi tersebut di taja oleh Himpunan Mahasiswa Pemuda dan Pelajar Kundur (HIMAP2K) Pekanbaru dengan menggandeng para pelajar yang berasal dari utusan organisasi Praja Muda Karana (Pramuka), Sispala, dan Palang Merah Remaja dari SMA Negeri 1 Kundur dan SMA Negeri 3 Kundur. Terlihat para pelajar dan mahasiswa tersebut antusias mengikuti kegiatan sosial yang digelar tahunan.

 

"Pantai Lubuk ini salah satu ikon wisata di Kundur, tapi kerap kali pengunjung tidak jaga kebersihan. Kalau sampah-sampah dari pelepah kelapa, ranting pohon, itu kita maklumi lah. Ini setiap waktu masih banyak sampah-sampah plastik dan lainnya yang selain menggangu pemandangan, juga mengotori pantai." ujar Bayu Setiarbi, salah satu dari mahasiswa yang turun.

 

Saat disinggung soal peran pemerintah, ia menampik jika kotornya pantai disebabkan minimnya perhatian. "Kan masyarakat juga kadang yang salah, sudah ada tempat buang sampah walau masih sangat minim, tapi masih juga berkunjung ke sini buang sampah sembarangan. Kadang mereka merasa bukan milik mereka pantai ini jadi sembarangan saja, padahal kan pantai miliki kita semua." ujarnya lagi.

 

Sementara Wakil Ketua HIMAP2K Azil Fikri menyatakan bahwa agenda ini mereka laksanakan untuk menggugah masyarakat lebih peduli akan kebersihan pantai. "Kan tiap tahun kita buat, supaya semua masyarakat sadar. Siapapun yang berkunjung harus jaga kebersihan, tak peduli dari mana dia datang. Tadi ada warga yang cerita ke kita, kemarin ada turis yang menginap di sini 3 hari, dan mereka juga kagum sama kebersihan pantai kita. Lah, kita yang penduduk tempatan masak tidak peduli?" kata Azil.

 

Sambil membersihkan pantai dari sampah-sampah yang berserakan, mahasiswa dan pelajar tersebut juga memasang papan peringatan untuk pengunjung menjaga kebersihan dan tidak membuang sampah sembarangan. "Dari tahun 2012 sudah kami pasang papan peringatan, setiap tahun kami ganti untuk diperbaharui, supaya semua pengunjung yang baca bisa tahu ini wilayah yang tidak boleh sembarangan buang sampah." ujar Azil mengakhiri.