Raden Bambang C.A, Kepsek Muda Gaul dan Kreatif

Diterbitkan oleh Redaksi pada Selasa, 24 Februari 2015 09:31 WIB dengan kategori Profil dan sudah 1.539 kali ditampilkan

Raden Bambang Cahya Adi, usianya masih terbilang muda, meskipun masih mudaia mampu menjadi pemimpin, ya ia kini memajukan sekolah SD Cendana yang dipimpinnya. Ia lahir di Sidoarjo, Jawa Timur, 3 April 1988 silam.



Raden adalah sosok Kepala SD Cendana yang akrab dengan murid-muridnya. Sehingga tak heran jika banyak dari muridnya itu yang menganggapnya seperti kakak sendiri. Sikap akrab yang diperlihatkannya sangat efektif dalam mengerti kemauan dan keinginan anak didiknya.

 


" Bagi saya, seorang pendidik itu harus bisa masuk ke dunia anak didiknya. Pola itu saya terapkan disini. Jadi kita harus bisa memposisikan diri kita sebagai kakak dan saudara. Sehingga, kita bisa mengerti apa permasalahan yang mereka alami tanpa ada rasa  sungkan untuk membicarakannya," ujar Raden yang ditemui di ruang kerjanya, beberapa waktu lalu.


Tidak hanya itu, pola mendidik yang ia terapkan pun berbeda. Ia lebih fokus bagaimana membangkitkan kreatifitas anak didik. Karena itu, dalam setiap rekrutmen ia selalu mendahulukan guru muda yang berbakat. Ia juga sering mengadakan ekstra kurikuler seni dan olahraga, seperti menari, kaligrafi dan lain-lain.


" Kalau berbicara sistem pendidikan yang saya terapkan itu secara akademis masih mengacu Dinas Pendidikan. Nmun karena saya punya keinginan untuk membentuk siswa yang kreatif dan berani maka saya mengadakan kegiatan ekstra kurikuler di bidang seni dan olahraga. Kalau seni itu banyak mulai dari seni tari,kaligrafi, drama dan modern dance. Khusus untuk modern dance itu saya sendiri yang melatih," katanya menjelaskan. 


Prinsip kerja yang ia tanamkan pada dirinya ialah perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Prinsip kerja ini selalu ia terapkan sehingga ia dipercaya oleh pemilik yayasan menjabat sebagai kepala sekolah. Ia berharap prinsip kerja ini menular kepada 20 guru yang dilingkungan sekolah itu.