Budidaya Udang di Desa Penaga Bintan Berpotensi Eksport

Diterbitkan oleh pada Sabtu, 4 April 2015 14:05 WIB dengan kategori Bintan dan sudah 2.167 kali ditampilkan

Usaha budi daya udang, kepiting dan ikan bandeng di Desa Penaga, Kabupaten Bintan, prospektif, kata Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan Provinsi Kepulauan Riau Said Jafar.



"Di tempat  ini juga dapat dikembangkan sistem tumpang sari, karena lahannya mendukung, bisa ditanami bakau. Udang dan kepiting hidup di arel bakau," ujarnya saat meninjau tambak udang, kepiting dan ikan bandeng di Desa Penaga yang dikelola Kelompok Tani dan Nelayan Kharisma Bintan, Jumat.



Ahli manggrov dari BP Daerah Aliran Sungai Kementerian Kehutanan Heri Saleh mengatakan kawasan tambak itu juga dapat dikembangkan sebagai tempat wisata alam. Pengelola dapat membangun penginapan, serta menyediakan ikan, udang, kepiting dan buah kelapa untuk kebutuhan wisatawan.



"Usaha ini menguntungkan jika dikelola dengan baik," katanya.



Ketua Komisi II DPRD Kepri Ing Iskandarsyah mengatakan pemerintah harus mendukung kegiatan petani di Desa Penaga. Usaha itu prospektif untuk dikembangkan.



"Tahun 2014 saya mendorong Pemerintah Kepri memberi bantuan bibit bakau, ternyata subur," katanya. (ANT)