Ojek Bintan Keluhkan Kenaikan Harga BBM

Diterbitkan oleh pada Sabtu, 4 April 2015 07:03 WIB dengan kategori Bintan dan sudah 949 kali ditampilkan

BINTAN - Pasca Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan lagi kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi beberapa hari yang lalu mengakibatkan kenaikan tarif angkutan Umum. Terutama tarif ojek rata-rata naik Rp3.000-Rp4.000.


"Iya, naik ojek dari simpang Barek Motor ke sekolah biasanya cuma Rp3.000 eh jadi Rp4.000, mahal banget," ujar pelajar yang sekolah di SMPN 1 Kijang kabupaten Bintan, Novi, menjelaskan kepada Terkininews.com saat ditemui, Jumat (04/03/2015).

 


Sementara itu, salah satu tukang ojek Didi yang biasa mangkal di simpang Barek Motor, mengakui kenaikan BBM cukup berpengaruh pada tarif ojek, meskipun pada dasarnya tarif ojek berdasarkan kesepakan konsumen dan si pengojek.

 


"Ada pengaruhnya, harga BBM itu dasar mas yang bisa ngaruh ke semua. Kita kan narik bukan cuma buat kebutuhan bensin ada kebutuhan lain" ujarnya. Dia menjelasakan lebih jauh bahwa posisi tukang ojek sangat lemah, tidak seperti angkot yang difasilitasi organda.

 


"Posisi kita lemah, mau bergerak susah. Kita naikin  seribu untuk jarak dekat dan Rp 2 ribu untuk jarak jauh" katanya.