Warga Bintan Keluhkan Kenaikan Harga Bahan Pangan Jelang Lebaran
BINTAN - Ibu rumah tangga Siti (34) warga Kijang Kota, Kabupaten Bintan, mengaku kenaikan sejumlah bahan pokok jelang Lebaran cukup membebani perekonomian keluarga.
“Bagi saya berat ya, dengan kenaikan harga-harga. Mana ekonomi keluarga juga makin sempit. Setiap tahun saya alami, mau lebaran, harga-harga naik lagi,” katanya, Sabtu (07/04/2015).
Menurut Siti, menjelang Lebaran kenaikan harga ditingkat pedagang selalu terjadi. Tahun ini kenaikan bahan-bahan konsumsi rumah tangga dinlai cukup drastis, terutama telur, daging, ikan dan beras. Menurut Ana (38), kenaikan harga ditingkat pengecer terjadi pada telur, daging ayam dan sapi serta bawang merah dan beras.
"Harga telur yang naik ya, sebelumnya Rp. 21.000 per papan , sekarang Rp. 23.000. Daging ayam Rp. 35.000 dan daging sapi Rp.140.000. Sayuran lain stabil, kecuali bawang merah sekarang Rp. 40.000 sebelumnya Rp. 20.000 per kilogramnya,” jelasnya.
Sementara itu, beberapa pedagang pasar Barek Motor Kijang mengaku , kenaikan harga akibat permintaan barang meningkat, sedangkan pasokan dan stok menipis. Telur merupakan bahan konsumsi rumah tangga yang mengalamai kenaikan cukup berarti, mencapai Rp. 30.000 hingga Rp. 34.000 per papannya. (ANT)

