Polda Kepri Siapkan Water Canon dan Kawat Berduri Untuk Kawal Demo Buruh
BATAM - Kesiapan pihak kepolisian dalam mengawal aksi demo buruh di Batam mulai terlihat sejak Selasa pagi (1/9/2015). Di sejumlah persimpangan jalan kota Batam mulai terlihat jumlah polisi yang bertugas mengatur lalu lintas lebih banyak dari hari - hari biasanya.
Sedangkan di lokasi utama demo buruh, yakni di depan kantor walikota dan DPRD Batam tampak telah bersiaga aparat kepolisian. Kedua gedung pemerintah tersebutpun telah dikelilingi kawat berduri dan di halaman dalamnya terdapat mobil water cannon.
Kabid Humas Polda Kepri Ajun Komisaris Besar Polisi Hartono menghimbau kepada buruh yang akan melaksanakan demo untuk menyampaikan aspirasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
"Kami menghimbau agar demo dilakukan dengan damai, tidak melakukan sweeping, tidak anarkis dan tidak melakukan kegiatan-kegiatan yang akan mengganggu keamanan dan ketertiban atau kepentingan masyarakat lainnya. Polri akan menindak tegas bila ada pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan," imbaunya.
Diberitakan sebelumnya, aksi demo buruh di Batam ini merupakan bagian dari aksi buruh nasional. Tuntutan buruh tidak hanya terkait UMK melainkan juga tentang jaminan kesehatan, dan pensiun.
"Yang akan kita turunkan sekitar tiga sampai lima ribu orang anggota," kata Sekretaris Konsulat Cabang (KC) FSPMI Batam, Suprapto.
Selain itu para buruh di Batam juga upah menolak rencana pemerintah pusat yang ingin menjadikan Batam sebagai pilot project pengalihan subsidi gas elpiji 3 kg.

