Presiden Jokowi Wacanakan Gerakan Buah Nasional

Diterbitkan oleh pada Ahad, 29 November 2015 07:50 WIB dengan kategori Nasional dan sudah 688 kali ditampilkan

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginginkan peningkatan produk buah lokal untuk menjadi produk unggulan Indonesia. Sehingga dirinya meminta kementerian untuk mendukung gerakan buah nasional.

 

Demikian disampaikan Presiden Jokowi dalam sambutannya saat menghadiri Festival Bunga dan Buah Nusantara 2015 di Kampus Institut Pertanian Bogor, Barangnangsiang, Kota Bogor, Jawa Barat, Sabtu (28/11/15).

 

Presiden Jokowi menilai, selama ini produksi buah lokal masih kalah bersaing dengan buah impor di pasaran.

 

"Untuk itu, gerakan buah nasional itu sangat penting dan harus ditingkatkan. Hal itu guna menekan buah impor yang masuk ke pasar kita juga secara tidak langsung menyejahterakan petani buah nasional," katanya.

 

Presiden Jokowi meminta Kementerian BUMN yang membidangi PT Pekebunan Nasional untuk mengambil bagian menanam buah lokal secara skala besar. Apalagi, Menurutnya, PTPN saat ini hanya terkonsentrasi menanam kopi, karet, sawit, dan teh.

 

"Masa untuk menanam 10.000 hektare komoditi buah saja PTPN tidak bisa?. Harus bisa yah," katanya.

 

Selain itu, Presiden Jokowi juga menyoroti masih sedikitnya industri buah pascapanen. Berdasarkan pengalamannya, para petani merasa sangat sulit ketika dihadapkan saat panen buah melimpah.

 

"Petani juga harus diperhatikan juga pascapanen mereka. Karena selama ini petani kesulitan memasarkan hasil panennya yang melimpah. Untuk itu tinggal kita pemerintah yang memikirkan industri pengolahannya. Masa kita enggak bisa sih, buat pabrik jus," pungkasnya.


(okz)