Bantu Guru yang Sakit Kanker, Gadis Ini Dapat Balasan Luar Biasa

Diterbitkan oleh pada Sabtu, 19 Desember 2015 12:34 WIB dengan kategori Liputan Khusus dan sudah 1.146 kali ditampilkan

Beberapa waktu lalu Aurora Brown mendengar kabar bahwa mantan kepala sekolahnya sewaktu SMA sedang berjuang melawan kanker ganas.

 

Musim semi lalu, sang mantan kepala sekolah yang bernama Courtney Vashaw didiagnosis mengidap sebuah kanker jaringan lunak yang langka dan agresif sehingga harus menjalani pengobatan intensif.

Tak mau tinggal diam, Aurora mengajak teman-teman dan para senior di Profile Junior-Senior High School, Bethlehem, Pennsylvania untuk menggalang dana bagi sang kepala sekolah.

Mereka berhasil mengumpulkan 8.000 dollar AS untuk disumbangkan kepada Courtney. Padahal dana itu sedianya akan dipakai angkatan mereka untuk melakukan perjalanan di akhir tahun.

Siapa sangka pahlawan di balik kisah ini, yaitu Aurora juga baru saja ketahuan mengidap kanker ginjal, tepat dua hari setelah Aurora menyumbangkan dana dari kelasnya untuk Courtney.
 
Namun gadis malang ini rupanya mengalami masalah finansial. Hal ini ketahuan setelah Aurora juga membuat situs penggalangan dana online untuk dirinya sendiri.

Di laman tersebut, ia juga memaparkan perjuangannya untuk tetap bisa membayar uang sekolah sekaligus membiayai pengobatannya. Padahal di waktu yang sama ia juga harus banting tulang.

"Saya memang punya asuransi, tetapi ini tidak menanggung semuanya. Saya bekerja paruh waktu dengan gaji minimal, dan karena kondisi kesehatan saya, saya jadi sering bolos," tulisnya.

Aurora bahkan menjelaskan betapa ia sebenarnya malu untuk meminta orang asing menyumbang dana untuknya. "Tapi saya tak tahu harus berbuat apa lagi," lanjutnya, seperti dikutip dari situs GoFundMe, Jumat (18/12/2015).

Entah kebetulan atau tidak, Courtney kemudian mendengar kabar ini. "Ini tidak adil," kata Courtney ketika pertama kali mendengar murid favoritnya didiagnosis kanker.

 

"Mereka telah melakukan sesuatu yang fantastis dan tak boleh ada satupun dari mereka yang harus melalui ini. Saya patah hati mendengarnya," tuturnya.

Courtney kemudian memanfaatkan perannya sebagai guru. Ketika murid-muridnya bertanya apa yang dibutuhkan oleh wanita itu dalam pengobatannya, ia langsung menunjuk kondisi Aurora saat ini.

"Saya sudah baik-baik saja sekarang. Sekarang yang harus kita lakukan adalah mengurus Aurora," paparnya.

Secara khusus ia meminta teman-teman Aurora membantu gadis yang baru saja diterima di Plymouth State University itu. Salah satunya dengan berkontribusi di situs penggalangan dana milik Aurora.

Dalam situs tersebut dikatakan Aurora butuh dana sebesar 4.600 dollar AS untuk mengurangi beban yang dirasakannya. Dana itu sedianya akan dipakai untuk memenuhi kebutuhan harian dan biaya pengobatannya.

Tak disangka, setelah membantu Aurora secara diam-diam, Courtney akhirnya dinyatakan sembuh total minggu lalu.