BKPRMI Gelar Bedah Buku Khazanah Masjid Bersejarah

Diterbitkan oleh pada Selasa, 2 Februari 2016 20:36 WIB dengan kategori Karimun dan sudah 557 kali ditampilkan

KARIMUN (Kepri) - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Karimun, mengelar acara bedah buku Khazanah Masjid Bersejarah Bumi Berazam Karimun disejalankan dengan seminar seni sastra Islam di Riau-Linga dan Nusantara, Selasa (2/02).

 

Kegiatan berlangsung di gedung Darun Nadwah Masjid Agung Kabupaten Karimun ini juga dihdiri diantaranya Wakil Gubernur Kepri terpilih, Nurdin Basirun, Sekda Karimun, Arif Fadillah dan tokoh masyarakat Kepri, Huzrin Hood. Acara tersebut juga dihadiri oleh para tokoh dan pengurus masjid.


Buku Khazanah Masjid bersejarah Bumi Berazam mengupas tuntas tentang sejarah Melayu Islam di Kabupaten Karimun. Didalamnya terdapat banyak masjid bersejahrah yang dibangun pada zaman dahulu.


Salah seorang Penulis Irwanto mengungkapkan yang telah rampung dicetak ini sangatlah pening untuk dikaji dengan baik. Dalam buku yang telah selesai ini mengupas banyak warisan sejarah dan budaya bagi generasi penerus nantinya.


"Kami sangat bangga dapat meneyelesaikan buku yang sangat bagus dan mulia ini. Dengan masih banyknya masjid bersejarah di Bumi Berazam ini, sangat lah patut Karimun menjadi saksi sejarah perkembangan Islam di Bumi Berazam," ungkap Irwanto usai launcing buku Khazanah Masjid Bersejarah Bumi berazam.


Wakil Gebernur terpilih H. Nurdin Basirun mengatakan adanya peluncuran buku yang membuka sejarah-sejarah Masjid yang ada di Kabupaten Karimun adalah bagian penghargaan kepada ulama yang telah membangun tamadun Islam di negeri Karimun Darussalam (Bumi Berazam).


"Penghargaan atas sejarah ini akan melahirkan rencana pembangunan penuh dengan kearifan dan kedekatan sosial, yang dapat memberikan suatu karakter dalam pembangunan," ujar Nurdin.


Acar tersebut dibuka secara resmi oleh Sekda Karimun H. TS Arief Fadillah. Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan dari penulis Aswandi Syahril dan Irwanto, tentang isi buku Khazanah Masjid bersejarah Bumi Berazam.